detikNews
Minggu 22 September 2019, 08:15 WIB

Komisi IV DPR ke Pemerintah soal Karhutla: Cepat Padamkan Api!

Mochamad Zhacky - detikNews
Komisi IV DPR ke Pemerintah soal Karhutla: Cepat Padamkan Api! Foto: Kabut asap akibat karhutla (Antara Foto)
Jakarta - Komisi IV DPR RI meminta pemerintah bergerak cepat memadamkan api di daerah-daerah yang dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komisi IV juga meminta pemerintah menyuplai alat-alat yang memadai ke daerah-daerah tersebut.

"Pemerintah juga harus menyuplai peralatan yang memadai bagi setiap desa-desa yang berdekatan dengan kebakaran hutan dan lahan. Tidak perlu saling menyalahkan saat ini. Yang utama adalah memadamkan api secepat mungkin agar asap segera berhenti, udara sehat sangat mahal saat ini," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).



Daniel mengatakan di tengah dahsyatnya kemarau dan karhutla semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi dan kota, harus bekerja ekstra. Dia juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengalokasikan dana khusus untuk kebutuhan pemadaman.

"Untuk sekian kalinya, kita juga meminta agar KLHK dan BNPB langsung mengalokasikan dana khusus untuk kebutuhan pemadaman, mengerahkan water booming di titik hotspot yang tinggi dan merekayasa hujan buatan. Kementerian kesehatan untuk langsung menyalurkan masker, tabung oksigen ke desa-desa terdampak," ucap politikus PKB itu.

Daniel mengaku bahwa PKB juga menugaskan kadernya di daerah-daerah yang terdampak karhutla untuk ikut membantu memadamkan api. Secara khusus, Daniel meminta pemerintah tegas menindak pelaku karhutla.



"DPP PKB juga sudah menginstruksikan jajaran PKB di daerah-daerah yang terdampak untuk turun langsung ikut memadamkan karhutla bersama masyarakat, membagikan masker, membuka posko sehat bagi warga agar tidak ada korban jiwa. Pastikan klinik kesehatan dan rumah sakit berjalan baik dan membantu mengevakuasi warga ke daerah yang aman," tuturnya.

"Dan sangat penting oknum, pelaku, siapapun yang diketahui melakukan pembakaran lahan secara sengaja agar dihukum seberat-beratnya sesuai dengan UU yang berlaku karena dampaknya sangat dahsyat," imbuh Daniel.

Diberitakan sebelumnya, karhutla tak hanya berdampak terhadap menurunnya kualitas udara. Di Jambi, karhutla sampai membuat langit di sana memerah.

Langit di Kabupaten Muaro Jambi memerah pada Sabtu (21/9) siang karena sinar matahari terhalang kabut asap. Kualitas udara di Kota Jambi pun masuk kategori berbahaya pada malam harinya.


Ma'ruf Amin: Fatwa Haram Nggak Cukup Atasi Karhutla:

[Gambas:Video 20detik]


Komisi IV DPR ke Pemerintah soal Karhutla: Cepat Padamkan Api!

(zak/fai)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com