detikNews
2019/09/20 15:24:39 WIB

Pura-pura Jadi Turis, 3 Pria Tipu Emak-emak di Bali Ratusan Juta

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pura-pura Jadi Turis, 3 Pria Tipu Emak-emak di Bali Ratusan Juta Tersangka penipuan di Denpasar, Bali. (dok. Istimewa)
Denpasar - Tiga pria asal Bogor, Jawa Barat, yaitu Irawan Sukma (41), Waholik (54), dan Armadi alias Jawir (42), ditangkap polisi karena kasus penipuan di Bali. Komplotan penipu itu berpura-pura sebagai turis dan menipu korban hingga ratusan juta rupiah.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/5) lalu sekitar pukul 03.00 Wita. Kala itu korban, Ketut Sukerti (68), hendak berangkat ke pasar Sanglah untuk membeli buah-buahan dan bertemu dengan para tersangka yang pura-pura menanyakan alamat.

"Irawan sebagai orang Singapura, kedua sebagai perayu pembujuk itu si perempuan (DPO), dan beberapa saat ketemu orang bank mau tukar duit, dan nanti jadinya ada transaksi penukaran duit," kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya kepada wartawan di Denpasar, Bali, Jumat (20/9/2019).


Irawan berperan sebagai turis asal Singapura yang menanyakan alamat ke Sukerti. Saat keduanya berbincang, datang Laila Safitri (DPO) yang berusaha membantu menerjemahkan dan pura-pura membantu Irawan untuk mencarikan ojek.

"Tiba-tiba datang mobil dari timur yang di dalamnya ada tersangka Waholik dan Armadi alias Jawir menghampiri dan menawari untuk mengantarnya. Saat itu Waholik pura-pura mengenali Laila sebagai nasabah bank tempatnya bekerja," jelas Wirajaya.

Saat itu, Laila lalu mengutarakan ke Waholik untuk menukarkan uang dolar milik Irawan menjadi rupiah. Entah bagaimana ceritanya, korban saat itu juga ikut masuk di dalam mobil komplotan tersebut.

"Saat di dalam mobil, korban diyakinkan oleh tersangka Irawan agar mau menukarkan uang dolar yang dibawanya dengan rupiah dengan imbalan beberapa persen dari penukaran. Laila pura-pura tertarik dengan penukaran dolar tersebut, lalu turun dari mobil ke dekat bank BUMN untuk pura-pura ambil uang yang sudah disiapkan, lalu Laila masuk ke mobil lagi dengan membawa 1 amplop besar uang berisi uang," urainya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com