detikNews
Senin 16 September 2019, 01:38 WIB

KPAI Dorong Sekolah Terdampak Kabut Asap Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
KPAI Dorong Sekolah Terdampak Kabut Asap Kurangi Aktivitas Luar Ruangan Kondisi Pekanbaru yang diselimuti kabut asap. (Foto: Antara Foto)
FOKUS BERITA: Darurat Kabut Asap
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti aktifitas belajar mengajar di sejumlah wilayah yang terganggu akibat bencana kabut asap. KPAI meminta pihak sekolah mencari alternatif agar siswa yang sekolahnya diliburkan tetap bisa terus belajar.

"KPAI mendorong pihak sekolah (para guru dan Kepala sekolah) untuk menyiapkan strategi pembelajaran berbasis online atau menggunakan aplikasi di internet, agar seluruh peserta didik di wilayah bencana asap tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus keluar rumah atau dengan belajar di rumah. Yang sederhana, para walikelas dan siswa dapat membentuk grup per kelas, tugas-tugas dari para guru bidang studi dapat dikirimkan melalui grup WA," kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/9/2019).



KPAI mengaku telah melakukan pemantauan langsung di beberapa wilayah terdampak kabut asap, yakni di Sumatera Barat, Riau dan Kalimantan Barat. Di Padang, Sumbar, KPAI mendapati mulai ada beberapa siswa yang sakit akibat kabut asap.

"Data ini seharusnya dapat mendorong Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat mengeluarkan edaran kepada kepala-kepala sekolah untuk tidak melakukan pembelajaran diluar kelas dan tidak mengadakan upacara bendara dahulu selama kabut asap dan kualitas udara yang tidak sehat masih berlangsung demi melindungi anak-anak dari bahaya asap," ujarnya.




Di Pekanbaru Riau, sekolah-sekolah sudah diliburkan akibat tebalnya kabut asap. Meski begitu, KPAI menyebut masih ditemui anak-anak yang beraktifitas di sekolah, namun mereka memakai masker.

"Walau bermain, sebagian mereka tetap menggunakan masker. Disini perlu partisipasi sekolah untuk memastikan anak-anak selama berada di sekolah meminimalkan aktivitas di luar ruangan selama bencana kabut asap masih berlangsung," ucap Retno.

Selain mengimbau untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan, KPAI juga meminta para orang tua untuk memperhatikan asupan makana anak mereka. Hal itu agar anak tak mudah terserang penyakit di tengah bencana kabut asap.

"KPAI mendorong para orang tua untuk memperhatikan asupan makanan sehat dan bergizi pada anak agar anak-anak memiliki ketahan tubuh yang lebih baik sehingga tetap sehat selama bencana asap berlangsung," pungkasnya.
(abw/fdu)


FOKUS BERITA: Darurat Kabut Asap
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com