detikNews
2019/09/12 12:37:06 WIB

Kisah Dosen Unimed Tak Sempat Serahkan Koleksi Surat Ibunda BJ Habibie

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kisah Dosen Unimed Tak Sempat Serahkan Koleksi Surat Ibunda BJ Habibie Surat-surat yang dikoleksi Ichwan Azhari. (Dok. Ichwan Azhari)
Medan - Wafatnya BJ Habibie juga meninggalkan duka bagi seorang dosen di Universitas Negeri Medan (Unimed), Ichwan Azhari. Dia masih menyimpan tujuh surat dari ibunda Habibie yang ditujukan untuk Habibie ketika berada di Jerman. Surat-surat yang diperoleh dari seorang pedagang filateli itu belum sempat diserahkan langsung kepada Habibie.

Pada Kamis (12/9/2019), melalui akun media sosialnya, Ichwan mem-posting foto amplop berisi surat-surat tersebut. Kondisinya terlihat masih terjaga dengan baik.


Ichwan menyatakan dia memperoleh surat-surat itu dari seorang pedagang filateli atau prangko pada 1997. Saat itu sedang musim dingin, Ichwan yang sedang kuliah di Hamburg, berangkat menuju Stutgart untuk mengunjungi Briefmarken Internasional Messe (Pameran Internasional Prangko/Filateli). Di sana dia bertemu dengan pedagang filateli tersebut.

"Pedagang prangko orang Jerman ini tahu nama Habibie, nama yang juga jadi legenda bagi banyak orang Jerman yang mengenal Indonesia. Saya waktu itu terkejut dan bertanya dari mana dia dapat begini banyak surat-surat untuk Habibie? Pedagang prangko Jerman itu sambil tertawa dengan enteng menjawab bahwa itu didapatnya dari tukang botot (tukang loak) di Hamburg," kata Ichwan.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com