detikNews
2019/09/11 16:34:52 WIB

Pimpinan Pesantren di Gorontalo Cabuli 13 Santriwati, MUI: Pelanggaran Besar!

Indra Komara - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pimpinan Pesantren di Gorontalo Cabuli 13 Santriwati, MUI: Pelanggaran Besar! Foto: Sekjen MUI, Anwar Abbas (Edo-detikcom)
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan tindakan pimpinan pesantren di Gorontalo yang diduga mencabuli 13 santriwatinya. Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan tindakan pimpinan ponpes itu pelanggaran besar terhadap agama.

"Pelanggaran besar terhadap ajaran agama. Harus ditindak. Itu kalau dia suka sama suka artinya berzinah, kalau yang perempuannya ndak suka berarti pemerkosaan, dua itu perbuatan yang sangat tercela. Polisi harus turun itu," ujar Anwar, kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).



Anwar terkejut saat mengetahui korban dugaan pencabulan ada 13 orang. Dia menyesalkan ada praktik asusila di lembaga pendidikan agama.

"Gawatnya. Sangat menyesalkan kok ada praktek seperti itu. Itu sudah urusan polisi dan harus segera ditindak secepatnya," kata Anwar.

MUI mengimbau kepada pimpinan pesantren untuk membuat peraturan yang lebih ketat terharap pengajar maupun santri-santrinya. Anwar menyayangkan ada tindakan tak terpuji di lingkungan pesantren.

"Yang namanya memperkosa zinah itu kan praktik tidak terpuji, melanggar agama dan meresahkan masyarakat. Pesantren harus buat aturan lebih ketat," jelasnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com