detikNews
2019/09/11 15:38:56 WIB

Tak Takut Somasi Apjatel, Pemprov DKI Tetap Akan Potong Kabel di Lokasi Lain

Arief Ikhsanudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tak Takut Somasi Apjatel, Pemprov DKI Tetap Akan Potong Kabel di Lokasi Lain Foto: Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho. (Lisye/detikcom).
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta meyakini pemotongan kabel sesuai dengan peraturan. Mereka akan tetap memotong kabel di kawasan lain meski ada somasi oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

APJATEL menyebut seharusnya pemerintah memberikan pemberitahuan perapian kabel satu tahun sebelumnya. Tapi, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut kabel yang dipotong Pemprov DKI adalah milik perusahaan yang tidak memiliki izin.

"Itu kalau ada izin (ada pemberitahuan). Dia enggak ada izin, memang dia itu punya izin? Enggak ada. Cari deh.. Jadi yang boleh kabel udara itu hanya di flyover jalan layang, underpass, overpass. Untuk yang jalan biasa mah enggak ada (izin), enggak boleh," ucap Hari di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).


Hari akan tetap menjalankan pemotongan secara bertahap. "Minggu depan saya akan potong di mana lagi. Tahun depan di mana lagi. Terus akan saya lakukan," ucap Hari.

Kabel yang akan segera dipotong adalah kabel yang ada di trotoar yang sedang dilebarkan atau direvitalisasi. Ditargetkan, revitalisasi itu akan selesai pada akhir 2019.

"Jalur-jalur yang sekarang kita lagi kerjakan, pedestrian yang kita kerjakan, kayak di Kemang Raya, Cikini, Satrio, Otista, kemudian Latumenten, pokoknya yang kita lagi kerjakan ini (diutamakan)," ucap Hari.

Hari menerangkan, seharusnya tidak ada lagi kabel-kabel udara di Jakarta. Pelarangan itu sudah tertuang dalam Pergub 195 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Jaringan Utilitas.

"Kalau kita bicara UU 36 tahun 1999 masalah telekomunikasi, Perda 8 tahun 1999, kemudian Pergub 195 (2010), itu memang kalau kita bicara, itu kabel udara sudah tidak boleh gitu loh. Makanya kita melakukan itu dalam rangka penertiban juga," jelasnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com