detikNews
2019/09/02 17:31:52 WIB

Pemprov Kaji Wisata Halal Danau Toba, Jamin Tak Ganggu Budaya Lokal

Khairul Ikhwan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pemprov Kaji Wisata Halal Danau Toba, Jamin Tak Ganggu Budaya Lokal Danau Toba (Foto: dok. Kementerian PUPR)
Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan bahwa konsep wisata halal tidak menghilangkan kearifan lokal yang ada di Danau Toba. Konsep wisata halal bisa berdampingan dengan kearifan lokal yang ada.

Kepala Bidang Bina Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Muchlis menyatakan, hingga saat ini, tidak ada pelarangan mengenai babi atau hal lainnya. Konsep wisata halal yang dimaksud Pemprov Sumut adalah menyediakan fasilitas pendukung bagi wisatawan, termasuk muslim yang datang ke kawasan Danau Toba. Wisata halal dan kearifan lokal bisa berjalan berdampingan tanpa saling menghilangkan atau bersaing.



"Tidak kita larang itu, wisata halal beda dengan konsep wisata syariah, wisata halal hanya sekadar memberi kebutuhan bagi wisatawan, wisata halal bukan berarti meniadakan, makanya kearifan lokal tidak terganggu," kata Muchlis saat menerima pengunjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Danau Toba, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin (2/9/2019).

Dikatakan Muchlis, konsep wisata halal sudah bergulir sejak lama. Konsep wisata halal bukanlah bentuk pengkotak-kotakan masyarakat. Konsep tersebut untuk mengakomodir kebutuhan para wisatawan yang datang ke Danau Toba.

Pemprov Kaji Wisata Halal Danau Toba, Jamin Tak Ganggu Budaya LokalDanau Toba (Foto: Feni Novida Saragih/d'Traveler)


Saat ini, kata dia, angka pengunjung dari negara sekitar Indonesia adalah yang terbanyak, seperti Malaysia. Muchlis menyebut 55 persen wisatawan yang datang berkunjung berasal dari Malaysia.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com