detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 16:08 WIB

Festival Gapura Cinta Negeri Beri Penghargaan Khusus ke Nduga Papua

Matius Alfons - detikNews
Festival Gapura Cinta Negeri Beri Penghargaan Khusus ke Nduga Papua Foto: beri penghargaan khusus ke Nduga (Alfons-detik)
Jakarta - Kemendagri dan Kemensetneg telah selesai menilai 1.793 peserta membuat gapura Cinta Negeri saat HUT RI ke-74. Pemerintah hanya mengambil 13 pemenang serta 1 penghargaan khusus untuk salah satu peserta dari Nduga di Provinsi Papua.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf mengungkap dari 1.793 partisipan terbagi dalam 1.456 kategori umum dan 337 kategori lembaga. Kategori umum diikuti oleh kampung, RT, RW, sedangkan kategori lembaga diikuti oleh lembaga, pemerintahan, dan lainnya.

"Di lihat dari jumlah ini menggembirakan karena sudah lama sekali gapura yang banyak sekali di masa saya kecil, beberapa tahun ini mulai sepi, karena perubahan gaya hidup dan perhatian mereka. Namun sekarang karena ada gapura cinta negeri ini ada semangat kreatifitas luar biasa dari mereka," kata Triawan saat konfrensi pers di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).



Triawan menjelaskan dari ribuan partisipan hanya diambil 10 pemenang kategori umum dan 3 pemenang kategori lembaga. 10 pemenang kategori umum berdasarkan kota dan kabupaten yakni Boyolali, Rembang, Semarang, Batu, Kepulauan Yapen, Bandung Barat, Banjarmasin, Kutai, Palembang, dan Magelang, sementara 3 kategori lembaga yakni perusahaan dan sebuah sekolah di Toraja, dan GBK Jakarta.

Selain itu, Triawan mengatakan ada 1 kota terpencil di Papua yang mendapatkan anugerah penghargaan khusus. Kota Nduga diberi penghargaan karena usaha kerja sama membangun gapura di medan yang sulit.

"Dari Nduga, jadi ada beberapa peserta ada yang menyentuh hati kita dimana sangat jauh, materi tidak cukup, tapi merepresentasikan sangat baik," ungkap Triawan.

Menurutnya gapura di Nduga ini juga dibangun dengan bahan-bahan seadanya. Nduga dinominasikan sebagai pemenang penghargaan khusus.

"Semangatnya luar biasa mereka bangun gapura ini, tidak ada semen tapi pakai kayu. Jadi jerami untuk menutup atas gapura nya dan bendera merah putih di batang kecil ranting ranting pohon, luar biasa. Kami tidak bisa menjadikan juara untuk yang ini, tapi mendapat penghargaan khusus," ucap Triawan.

Sebelumnya Pemerintah melalui Kemendagri dan Kemensetneg menggelar Festival Gapura Cinta Negeri dalam rangka menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Festival ini bertujuan menumbuhkan kembali semangat persatuan dan menumbuhkan sikap nasionalis masyarakat. Kompetisi hias gapura ini diselenggarakan mulai 17 Juli sampai 17 Agustus 2019.




Tonton Blak-blakan Lenis Kogoya: Memadamkan Bara Papua:

[Gambas:Video 20detik]


(maa/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com