BPBD Riau Sebut Asap Makin Pekat karena Kiriman dari Sumsel

BPBD Riau Sebut Asap Makin Pekat karena Kiriman dari Sumsel

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 20 Agu 2019 10:34 WIB
Kabut asap di Pekanbaru/Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Kabut asap di Pekanbaru/Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Pekanbaru - Siang ini asap kian pekat mengepung Pekanbaru, Riau. Kondisi ini disebut karena adanya asap kiriman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Sumatera Selatan (Sumsel).

"Di tempat kita memang ada Karhutla yang saat ini ada di Kabupaten Inhil dan Pelalawan. Namun asap kian bertambah karena kiriman dari Sumsel," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada detikcom, Selasa (20/8/2019).

Edwar mengatakan, tim Satgas dengan seluruh personel terus melakukan pendinginan di lokasi Karhutla. Tim Satgas udara mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing.





"Heli yang ada di Satgas, semuanya kita kerahkan ke lokasi kebakaran yang ada. Tim darat melakukan pendinginan di lokasi yang terbakar," kata Edwar.

Menurutnya, arah angin dari Sumsel kini mengarah ke Riau. Kondisi ini menambah asap Karhutla dari Sumsel ke Pekanbaru.

"Sepekan ini arah angin dari Sumsel ke Riau. Walau tempat kita ada titik api, kini ditambah lagi asap kiriman," kata Edwar.

Kondisi asap sangat terlihat pekat di kota Pekanbaru. Di Kecamatan Rumbai, misalnya, di sana asap pekat terlihat jelas menutup langit.

Begitu juga di kawasan Jl Soekarno Hatta. Asap pekat membendung terik matahari seakan suasana seperti mendung.

"Hari ini asapnya pekat sekali. Sejak pagi menjelang siang ini bertambah parah," keluh Hendra salah seorang warga.

Data BMKG Pekanbaru, merilis saat ini ada 44 titik panas menyebar di sejumlah kabupaten di Riau. Kondisi asap telah membuat jarak pandang terbatas maksimal hanya 1,5 Km.



Tonton video Jambi Dikepung Kabut Asap Kiriman Karhutla Musi Banyuasin:

[Gambas:Video 20detik]

(cha/fdn)