detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 10:57 WIB

Atribut PKB Hiasi Nusa Dua Bali Jelang Muktamar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Atribut PKB Hiasi Nusa Dua Bali Jelang Muktamar Foto: Bendera berlogo PKB (Dok. PKB)
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar V di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali pada 20-22 Agustus 2019 mendatang. Jelang acara puncak, atribut seperti bendera, banner dan baliho bertemakan PKB menghiasi jalan-jalan di wilayah Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung.

Bendera-bendera berlogo PKB berkibar di sepanjang jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai dan jalan By Pass Nusa Dua. Selain itu, baliho dengan foto Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dengan slogan 'Melayani Ibu Pertiwi' terpasang di hampir setiap 100 meter jalan.


"Semua atribut sudah terpasang. Tujuannya sebagai alat publikasi kalau PKB ada gawe besar. Karena kita semua tahu bahwa Bali ini merupakan salah satu tempat istimewa yang mejadi pusat perhatian internasional dalam hal wisatanya," ujar Ketua Panitia Muktamar Lukmanul Khakim, dalam keterangannya, Senin (19/8/2019).

Lukman mengatakan ada beberapa kegiatan yang bakal digelar sebelum pelaksanaan Muktamar yakni seminar soft skill enterpreneur bersama pelaku UMKM se-Provinsi Bali yang digelar Fraksi PKB. "Semua kegiatan ini kita gelar untuk menjadikan Muktamar PKB semakin semarak," paparnya.

Selain itu, dalam rangkaian muktamar, PKB juga akan mengumpulkan 1.000 kiai dari berbagai pelosok negeri dalam forum Munas Alim Ulama se-Indonesia. Agenda acara tersebut adalah membahas masalah-masalah kebangsaan, baik politik, demokrasi, budaya, serta keagamaan.


Anggota Komisi VI DPR RI itu menambahkan, para kiai juga akan melakukan diskusi terkait dengan argumentasi dalil tentang kepemimpinan nasional yang selaras dengan kultur masyarakat Indonesia dalam forum tersebut. Forum itu diharapkan bisa memunculkan rekomendasi yang dapat menciptakan terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang damai tanpa ada permasalahan terkait terorisme, radikalisme dan intoleransi yang belakangan menjadi isu serius yang dihadapi bangsa ini.

"Para kiai juga akan membuat rekomendasi kepada pemerintah untuk terus memperkuat basis Islam yang moderat," urainya.

Para ulama yang hadir dalam forum tersebut juga akan menggelar tasyakuran atas pelaksanaan Pemilu 2019, khususnya dengan terpilihnya Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Apalagi, kata Lukmanul Khakim, kiai Ma'ruf yang saat ini menjadi Mustasyar PBNU sebelumnya merupakan Rais Aam atau pimpinan tertinggi PBNU.

"Tentu ini menjadi pekerjaan rumah dan sekaligus tanggung jawab moral kita semua untuk mengawal dan menyukseskan pemerintahan di lima tahun mendatang," sebut Lukmanul Khakim.



Tonton video Cak Imin Tegaskan Koalisi Jokowi Solid, Jangan Diadu-adu:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com