detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 19:12 WIB

Pemprov DKI Harus Gelontorkan USD 24,1 Juta demi Jadi Tuan Rumah Formula E

Arief Ikhsanudin - detikNews
Pemprov DKI Harus Gelontorkan USD 24,1 Juta demi Jadi Tuan Rumah Formula E Anies Baswedan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan Pemprov DKI harus menggelontorkan dana USD 24,1 Juta demi menjadi tuan rumah Formula E. Tapi pengeluaran itu sebanding dengan pendapatan yang akan diterima.

Awalnya, Anies menjelaskan isi pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang tadi. Salah satu pembahasannya adalah soal Formula E.

"Tadi betul saya bertemu dengan Pak Presiden, melaporkan tentang rencana penyelenggaraan Formula E dan beliau memberikan dukungan karena penting sekali buat Indonesia. Dalam istilah beliau, ada manfaat faedah tangible dan ada faedah yang non-tangible," ucap Anies di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (13/8/2019).



Menurut Anies, faedah non-tangible adalah Indonesia dan Jakarta terekspos, sedangkan faedah tangible adalah keuntungan ekonomi yang didapatkan Jakarta.

"Yang tangible, dia menggerakkan perekonomian karena meskipun penyelenggaraan itu tentu ada biaya, tapi pergerakan perekonomiannya dalam proyeksi konservatif saja, itu diperkirakan Rp 1,2 triliun," ucap Anies.

Anies menyebut ada dana yang harus dibayar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada penyelenggara Formula E. Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta harus mengeluarkan USD 24,1 juta atau sekitar Rp 345 miliar untuk menjadi tuan rumah Formula E.



Anies lalu membeberkan total dana yang harus dikeluarkan untuk menjadi tuan rumah pada beberapa pergelaran internasional.

"Saya beri daftarnya ya. Untuk MotoGP, biaya penyelenggaraannya 7-9 juta dolar, F1 29,4 juta dolar, Formula E 24,1 juta dolar. Dolar Amerika ya. Piala Dunia USD 11.600 juta," ucap Anies.

Dana yang dikeluarkan akan sebanding dengan penghasilan yang didapatkan, sehingga pemerintah tidak mengeluarkan dana percuma.

"Kita akan gerakkan sekitar Rp 1,2 triliun. Jadi kita keluarkan biaya tapi akan dapat Rp 1,2 triliun. Itu baru prediksi konservatif. Apalagi kalau asumsi penonton dan lain-lain, sangat konservatif sekali. Supaya kita lebih hati-hati. Jadi isnyaallah bisa lebih besar lagi," kata Anies.



Sebelumnya, PSI DKI Jakarta menyoroti adanya peningkatan drastis anggaran untuk ajang Formula E dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 mencapai ratusan miliar rupiah. Mengenai hal itu, Anies menolak berkomentar.

"Saya nggak mau komentar," ujar Anies saat ditanya.




Tonton Video Bahas Formula E, Anies Laporan ke Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]


(aik/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com