detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 16:19 WIB

Teknisi Heli Water Bombing Asal Rusia Meninggal di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Teknisi Heli Water Bombing Asal Rusia Meninggal di Palembang Ilustrasi heli water bombing (Foto: Raja Adil Siregar-detikcom)
Palembang - Seorang teknisi heli water bombing kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, Andrey Sushakov (43) meninggal dunia. Meninggalnya teknisi asal Rusia ini menjadi catatan tersendiri bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Benar ada salah satu kru heli meninggal dunia bernama Andrey Sushakov. Andrey merupakan ground engineer asal Rusia," kata Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori ketika ditemui di kantornya, Selasa (13/8/2019)

Andrey, kata Ansori meninggal dunia di RS Siloam Palembang setelah sempat dirawat intensif. Dia disebut mengalami penyempitan pembuluh darah yang ada di otak.



"Pada 8 Agustus lalu posisi si Andrey ini dalam keadaan libur dan tinggal di hotel. Pada pukul 17.00 WIB merasa tidak bisa bernapas dengan normal, dia kemudian dibawa ke rumah sakit dan meninggal di ruang ICU 11 Aguatus," kata Ansori.

Meninggalnya teknisi heli water bombing itu kini menjadi catatan tesendiri selama musim kemarau dan kebakaran. Apalagi, tahun 2018 lalu ada juga seorang teknisi meninggal dunia karena overdosis.

"Ini jadi catatan tersendiri bagi kita. Apa lagi tahun lalu juga ada yang meninggal dunia. Itu teknisi juga, overdosis minum-minuman keras dan dari negara yang sama, Rusia," imbuh Ansori.



"Sistem kerja mereka ini kan maksimal, masuk 7 hari dan istirahat 1 hari. Biasa ini digunakan untuk istirahat, termasuk itu tadi (minum-minuman) yang sampai overdosis," katanya.

Meskipun demikian, Ansori memastikan seluruh kru dalam kondisi baik saat akan terbang. Sebab mereka selalu dilakukan pemeriksaan dan briefing secara rutin.

"Kalau mau terbang semua kondisinya baik. Kan selalu di cek oleh Lanud dan di briefing," katanya.

Kini, BPBD masih menunggu keluarga terkait status kepulangan Andrey. Termasuk apakah akan dilakukan otopsi atau tidak.

"Sementar mayat Andrey Sushakov sudah di pindahkan ke ruang mayat di RS Siloam sebelum di lakukan otopsi. Untuk otopsi menunggu persetujuam dari pihak keluarga," tutupnya.




Tonton Video Puntung Rokok Diduga Jadi Penyebab Karhutla di Konawe:

[Gambas:Video 20detik]


(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed