detikNews
Selasa 30 Juli 2019, 11:48 WIB

KPK Dukung KPU: Jangan Beri Kesempatan Eks Koruptor Ikut Pilkada!

Haris Fadhil - detikNews
KPK Dukung KPU: Jangan Beri Kesempatan Eks Koruptor Ikut Pilkada! Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - KPK menyampaikan dukungan pada KPU tentang rencana pembahasan aturan yang melarang mantan terpidana kasus korupsi mengikuti Pilkada 2020. Bagi KPK, para koruptor tidak perlu diberi kesempatan untuk menjadi pemimpin daerah.

"Kami di KPK mendukung agar napi korupsi tidak diberi kesempatan lagi untuk ikut Pilkada," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Selasa (30/7/2019).

"Jabatan publik lainnya (juga tidak diberi kesempatan bagi mantan koruptor)," imbuh Syarif.



Sebelumnya, KPU berencana menggodok aturan mantan koruptor dilarang maju sebagai kepala daerah. Larangan ini direncanakan diberlakukan dalam Pilkada 2020.

"Sebagai gagasan, apa yang kita usung dalam Pemilu kemarin tentu harus dilanjutkan dalam Pilkada," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi saat dihubungi detikcom, Senin (29/7).

Usulan eks koruptor tidak mencalonkan di Pilkada 2020 ini awalnya disampaikan KPK. Parpol diminta tak mencalonkan orang yang punya rekam jejak buruk untuk Pilkada 2020. Permintaan itu didasari pada kasus Bupati Kudus nonaktif Muhammad Tamzil yang tersandung korupsi untuk kedua kalinya.


Eks Koruptor Nyaleg Dinilai Membahayakan Negara:


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com