detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 21:35 WIB

Saat Ahok Merasa Karier Politiknya Telah Selesai

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Saat Ahok Merasa Karier Politiknya Telah Selesai Ahok menerima Roosseno Award (Instagram @basukibtp)
Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok merasa karier politiknya telah selesai. Ahok mengatakan banyak orang yang telah melabeli dirinya sebagai penista agama.

Awalnya Ahok bicara panjang-lebar mengenai kehidupannya saat dipenjara di Mako Brimob, Depok. Ahok merasa bersyukur dan menyadari tentang pentingnya seorang pejabat publik.

"Salah satu yang saya syukuri, saya menyadari menjadi seorang pejabat publik, saya mau jadi pejabat publik karena saya mempunyai empati, saya mempunyai belas kasihan sama orang yang saya tidak bisa lakukan dengan uang saya. Makanya kadang-kadang saya murah hati, kenapa? Bukan uang saya kok yang saya pakai, uang saya nggak cukup untuk orang yang begitu banyak," kata Ahok dalam video yang diunggah channel YouTube Panggil Saya BTP seperti dilihat, Selasa (23/7/2019).



Ahok kemudian berbicara tentang tawaran kerja dari sahabatnya. Dia berpikir tak akan bisa membantu orang miskin jika bekerja kepada orang lain.

"Sama dengan sekarang, saya lagi bergumul, ada teman mau menggaji saya cukup besar, saya juga pikirkan juga dalam tahanan, kalau saya kerja sama dia, saya nggak bisa bantu orang miskin," ujar dia.



Barulah Ahok berbicara tentang karier politiknya yang dianggap telah usai. Menurut dia, banyak orang yang menyebut dirinya sebagai penista agama.

"Lalu orang berpikir, kalau begitu, mau jadi pejabat lagi, saya sudah selesai karier politik saya sebenarnya, saya katakan. Orang mayoritas beragama sudah mengecap saya dengan stempel penista. Lalu kelas menengah, terutama ibu-ibu, marah juga sama saya karena urusan perceraian dan pernikahan saya," ujar dia.

Terlepas dari itu, Ahok mengatakan selalu berusaha membantu orang miskin selama dirinya menjadi pejabat publik. Ahok merasa mempunyai kemurahan hati terhadap orang-orang kecil.

"Saya selama ini menjadi pejabat mempunyai empati kepada orang miskin dan membutuhkan. Saya mempunyai kemurahan hati karena bukan uang saya juga, uang saya juga saya pakai," ujarnya.
(knv/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com