Bandar Narkoba yang Tewas dalam Baku Tembak di Riau Pecatan Polisi

Bandar Narkoba yang Tewas dalam Baku Tembak di Riau Pecatan Polisi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 23 Jul 2019 14:15 WIB
Kapolda Riau menggelar jumpa pers soal penembakan Satriadi. (Chaidir/detikcom)
Kapolda Riau menggelar jumpa pers soal penembakan Satriadi. (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru - Polda Riau menembak mati 1 bandar narkoba dalam baku tembak di Pekanbaru pagi tadi. Bandar narkoba yang ditembak ialah Satriandi, yang juga pecatan polisi dalam kasus narkoba.

"Satriandi bandar narkoba sekaligus kasus pembunuhan tewas ditembak. Yang bersangkutan merupakan pecatan Polri tahun 2015," kata Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo kepada wartawan, Selasa (23/7/2019), di Mapolda Riau.

Kapolda menjelaskan terakhir kali Satriandi bertugas di Polres Rokan Hilir (Rohi). Dia dipecat dari kesatuan Polri karena terlibat kasus narkoba.

"Pelaku ini dipecat tahun 2015 dalam kepemilikan narkoba," kata Widodo.



Dia menyebutkan, pada 2017, Satriandi terlibat kasus pembunuhan. Dalam menjalani masa hukuman di Lapas Pekanbaru, dia berhasil kabur.

"Dia ini residivis akut. Dia kabur dari lapas. Dan hari ini berakhir sudah, dia tewas ditembak dalam penggerebekan tim Jatanras Dit Reskrimum Polda Riau. Lebih baik dia kita habisi ketimbang generasi kita dia rusak!" tegas Widodo.



Peristiwa ini berlangsung pagi tadi di Perumahan Palsa Residence, Jl Subrantas, Gang Sepakat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan. Warga setempat mengaku, sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah warga sudah diberi tahu petugas untuk tidak ke luar rumah. Sekitar pukul 07.30 WIB, warga mendengar suara baku tembak.


Cerita Warga soal Mencekamnya Baku Tembak Polisi-Gembong Narkoba:

[Gambas:Video 20detik]

(cha/rvk)