detikNews
Senin 22 Juli 2019, 11:44 WIB

Bu Dokter yang Gagal Jadi PNS karena Disabilitas Ternyata Ranking 1

Andi Saputra - detikNews
Bu Dokter yang Gagal Jadi PNS karena Disabilitas Ternyata Ranking 1 Foto: drg Romi Sofpa Ismael (ist.)
Jakarta - Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mencoret nama drg Romi Syofpa Ismael sehingga gagal menjadi PNS. Bupati beralasan drg Romi tidak sehat karena disabilitas.

Sebelum ikut tes CPNS, drg Romi mengabdi sebagai dokter honorer di Puskesmas Talunan. Setelah itu, ia diangkat menjadi pekerja tidak tetap. Pada 2016,drg Romi Syofpa Ismael mengalami paraplegia usai melahirkan, yang memaksa harus menggunakan alat bantu kursi roda untuk aktivitas sehari-hari.

Namun drg Romi tetap mengabdi di Puskesmas dan tidak ada masalah dalam penanganan pasien gigi di puskesmas. Hingga muncul seleksi CPNS 2018 dan ia ikut seleksi.

"Dia menduduki peringkat terbaik ranking 1 untuk tes kompentensi," kata Direktur LBH Padang, Wendra Rona Putra yang menjadi kuasa drg Romi saat dihubungi detikcom, Senin (22/7/2019).


Setelah lolos tes kompetensi, drg Romi mengikuti tes kesehatan. Terjadilah perdebatan apakah drg Romi lolos kesehatan atau tidak sebagai dokter gigi.

drg Romi lalu mengikuti tes di RSUD Solok dan dinyatakan sehat. Untuk memperkuat argumen itu, dilakukan tes lagi di dokter ahli okupasi di Padang dan di Pekanbaru. Hasilnya menyatakan drg Romi tidak ada masalah kesehatan untuk melakukan aktivitasnya sebagai dokter gigi.



"Tiba-tiba bupati menganulir secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Ini bentuk diskriminasi. Seolah-olah Kabupaten tidak mengakomidir posisi ini (karena disabilitas-red)," pungkas Wendra.


(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com