detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 14:33 WIB

Amien Rais Ingin Porsi 55-45, Gerindra: Kami Tak Bicara Posisi Menteri

Danu Damarjati - detikNews
Amien Rais Ingin Porsi 55-45, Gerindra: Kami Tak Bicara Posisi Menteri Politikus Partai Gerindra, Habiburokhman (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Senior PAN Amien Rais ingin rekonsiliasi Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto berwujud pembagian porsi 55-45. Kini Partai Gerindra, partai asal Prabowo Subianto, menegaskan pihaknya tak pernah bicara soal porsi kursi menteri.

"Kami tidak pernah membahas soal posisi menteri," kata anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Habiburokhman kepada wartawan Minggu (21/7/2019).

Gerindra tidak membahas soal porsi kursi menteri yang harus didapatnya dari rekonsiliasi, melainkan mengajukan konsep pemerintahan Indonesia yang berkeadilan. Rekonsiliasi harus dirasakan oleh banyak orang.


"Kami ajukan konsep-konsep bagaimana mewujudkan Indonesia Adil Makmur sebagaimana dahulu kami sampaikan di masa kampanye. Kami ingin yang paling merasakan rekonsiliasi ini rakyat, bukan hanya elite," kata Habiburokhman.

Sebelumnya, Amien bahkan menyatakan makna rekonsiliasi menurut Prabowo sendiri. Makna rekonsiliasi, menurut Prabowo, perlu tecermin dalam porsi 55-45, angka perbandingan raihan suara di Pilpres 2019 antara suara Jokowi-Ma'ruf Amin dan suara Prabowo-Sandiaga Uno. Menanggapi hal itu, Habiburokhman menyatakan usulan pembagian porsi 55-45 lewat rekonsiliasi itu tak pernah dibahas dalam rapat Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Saya hadir saat rapat Dewan Pembina, setahu saya yang dibicarakan soal big picture saja," kata Habiburokhman.


Sebelumnya, Amien yang merupakan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu bicara syarat rekonsiliasi. Amien juga berbicara soal pembagian porsi 55-45.

"Saya bilang kalau mau rekonsiliasi tentukan dulu platformnya (programnya), mau diapakan Indonesia ini? Prabowo sudah bicara di mana-mana pentingnya kedaulatan pangan, energi, tanah, air, dan lain-lain. Kalau itu disepakati, misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya," kata Amien Rais dalam sambutan acara 'Muhasabah dan Munajat untuk Negeri' di gedung Dakwah, Jl Kramat Raya, Jakpus, Sabtu (20/7) kemarin.


Sebelumnya, porsi 55-45 itu juga pernah disebut Amien Rais pada 16 Juli 2019 jelang rapat Dewan Pembina Gerindra. Namun Amien Rais menyangsikan pihak Jokowi mau bersepakat soal syarat program Indonesia yang diusung Prabowo Subianto. Bila tak disepakati, menurut Amien Rais, oposisi menjadi pilihan.



Simak Video "Amien Rais dan Upaya Memelihara Api Oposisi"

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com