detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 13:15 WIB

16 Penumpang Kapal yang Rusak Mesin di Perairan Makassar Dievakuasi

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
16 Penumpang Kapal yang Rusak Mesin di Perairan Makassar Dievakuasi Foto: Dok Kemenhub
Jakarta - Dua unit kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (Sea and Coast Guard) berhasil mengevakuasi Kapal Layar Motor (KLM) Rahmat Illahi yang mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Langkai, Makassar, Sulawesi Selatan. Kapal patroli tersebut milik Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan .

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Victor Vikki Subroto mengatakan penumpang berjumlah 16 orang. Seluruh penumpang termasuk Anak Buah Kapal (ABK) berhasil dievakuasi oleh kapal patroli KNP. S-031 dan KNP.350. Adapun KLM Rahmat Illahi dengan berat GT 29 berangkat dari Pulau Kalu-Kalukuang dengan tujuan ke Pelabuhan Paotere dan pada jarak 8 mil dari Pulau Langlai mengalami kerusakan mesin.


"KLM Rahmat Illahi ditemukan terapung karena kerusakan mesin oleh kapal MT. Zakaria yang kebetulan melintas di lokasi tersebut dan melaporkan kepada Syahbandar Makassar. KLM tersebut ditarik oleh kapal MT. Zakaria ke Pulau Samalona dan selanjutnya kapal patroli KNP. S-031 serta KNp. 350 menarik kapal KLM tersebut ke Pelabuhan Makassar dengan kondisi seluruh penumpang dan ABK selamat," tutur Victor dalam keterangan tertulis, Jumat (19/7/2019).

Setibanya di Pelabuhan Makassar, seluruh penumpang mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Paotere dengan kapal Basarnas KN. Antasena.


Pada kondisi ini, Victor kembali mengingatkan para operator kapal dan juga Nakhoda kapal agar memperhatikan kelaikan kapal dan mengutamakan keselamatan pelayaran sebelum berangkat termasuk kondisi mesin agar menghindari kejadian mesin rusak seperti yang dialami oleh KLM Rahmat Illahi.

"Kejadian ini telah teratasi dengan cepat berkat koordinasi yang baik antar Nakhoda kapal MT. Zakaria dengan Syahbandar Makassar dan juga Basarnas sehingga semua penumpang dapat dievakuasi dengan cepat dan selamat. Kami juga memberikan apresiasi kepada Vessel Traffic Service (VTS) Makassar yang memonitor kejadian tersebut," tutupnya.

Simak Video "adv kemenhub"
[Gambas:Video 20detik]

(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com