detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 13:26 WIB

Latvia Dukung RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Zakia Liland Fajriani - detikNews
Latvia Dukung RI Jadi Anggota Dewan HAM PBB Foto: Menlu Retno bertemu Menlu Latvia (Zakia/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi kembali bertemu dengan Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkevics. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah pencalonan Indonesia untuk Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB periode 2020-2022. Latvia mendukung pencalonan ini.

"Akhirnya, saya pun kembali mengulang dukungan kami kepada Indonesia dalam berbagai organisasi internasional ketika anda bersaing untuk mendapatkan kursi. Saya berpikir bahwa dukungan kami di berbagai badan PBB telah sangat sukses dan kami pun akan mendukung indonesia di Dewan HAM PBB," kata Menlu Latvia, Edgars Rinkevics dalam pernyataannya usai pertemuan di Gedung Pancasila, Kompleks Kemlu, Jl. Pejambon Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).



Menlu Retno optimistis dengan pencalonan Indonesia di Dewan HAM PBB. Dia menangkap sinyal positif dari Latvia dan berharap akan mendapatkan satu suara dari negara tersebut saat pemilihan di bulan Oktober mendatang.

"Beliau tadi sih menyampaikannya, I will give positive consideration. Jadi, mudah-mudahan sih Latvia akan mendukung pencalonan itu. So far, kalau lihat dari jumlah yang sudah masuk, Insyaallah sih kita optimis," ucap Retno saat ditemui wartawan di tempat yang sama.

Latvia Dukung RI Jadi Anggota Dewan HAM PBBFoto: Menlu Retno bertemu Menlu Latvia (Zakia/detikcom)


Pencalonan Indonesia untuk Dewan HAM PBB telah dideklarasikan oleh Menlu Retno sejak awal tahun 2019. Indonesia sendiri dalam pencalonannya menggunakan pendekatan sebagai mitra nyata demokrasi, perkembangan dan keadilan sosial.

"Indonesia secara resmi menyampaikan pencalonan sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022, yang pemilihannya akan dilakukan tahun ini. Sebagai 'A true Partner for Democracy, Development and Social Justice', Indonesia siap bekerja sama dengan negara lainnya untuk memajukan dan melindungi nilai-nilai HAM," kata Retno dalam acara pernyataan pers tahunan Kementerian Luar Negeri tahun 2019 dan penyerahan Adam Malik Award 2019 di Gedung Kemlu, Jl Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).



Sebelumnya, Indonesia sudah pernah menjadi anggota di Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, periode 2006-2007 yang merupakan awal terbentuknya Dewan HAM itu sendiri. Bila nantinya Indonesia kembali berhasil menjadi anggota Dewan HAM PBB untuk 2020-2022, maka Indonesia menjadi anggota badan khusus itu untuk kelima kalinya.

Simak Video "Menlu Sebut Pentingnya Diplomasi Digital Untuk Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]

(imk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com