detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 11:25 WIB

KBRI: Kredibilitas Oxford Berkurang karena Penghargaan pada Benny Wenda

Danu Damarjati - detikNews
KBRI: Kredibilitas Oxford Berkurang karena Penghargaan pada Benny Wenda Foto ilustrasi Kantor KBRI London (Dok. KBRI London)
Jakarta - Dewan Kota Oxford memberi penghargaan untuk Benny Wenda, tokoh separatis Papua. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London menilai penghargaan ke Benny berpengaruh ke citra Oxford sebagai kota pendidikan dunia.

"Pemberian penghargaan kepada orang tersebut juga mengurangi kredibilitas kota Oxford sebagai salah satu pusat pendidikan terkemuka di dunia," demikian keterangan pers dari KBRI London, dirilis 17 Juni waktu setempat, dilansir detikcom, Kamis (18/7/2019).



Pemerintah Indonesia mengecam keras keputusan Dewan Kota Oxford yang telah memberikan penghargaan Kebebasan Kota (Oxford Freedom of the City Award) kepada Benny Wenda pada tanggal 17 Juli 2019. KBRI London mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut kepada yang bersangkutan sebagai "peaceful campaigner for democracy" atau "pengkampanye damai untuk demokrasi" di tengah banyaknya bukti yang mengaitkan yang bersangkutan dengan berbagai kekerasan bersenjata yang terjadi di Papua.

Pemberian penghargaan justru akan memberikan legitimasi kepada orang tersebut dan kelompoknya untuk terus meningkatkan tindakan kekerasan bersenjata terhadap warga sipil dan aparat pemerintah yang bertugas menjaga keberlangsungan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya di Papua. KBRI mengungkit sikap Dewan Kota Oxford terhadap kegiatan Papua merdeka di itu.



"Dengan tindakan itu (penghargaan ke Benny Wenda), Dewan Kota Oxford kembali melukai perasaan rakyat Indonesia. Penghargaan kepada orang tersebut merupakan kelanjutan dukungan Dewan kepada gerakan Papua Merdeka setelah memberi izin pembukaan kantor Free West Papua Campaign di Oxford pada tahun 2013," kata KBRI.

Meski KBRI menyatakan menghargai sikap Pemerintah Inggris yang tetap menghormati kedaulatan NKRI, namun penghargaan Dewan Kota Oxford terhadap pemimpin Serikat Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) itu bisa berpengaruh ke hubungan diplomatik RI-Inggris.



"KBRI London berpandangan bahwa pemberian penghargaan tersebut dapat menghambat upaya peningkatan kerja sama Indonesia - Inggris, khususnya dengan Kota Oxford, terutama disaat kedua negara tengah merayakan 70 Tahun hubungan diplomatik," kata dia.



Simak Video "Wiranto Beberkan Konspirasi Benny Wenda dengan Aktor Lokal Papua"
[Gambas:Video 20detik]

(dnu/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com