detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 14:54 WIB

Jadi Saksi, Tessa Mariska Dicecar soal Larangan Sebar Video 'Ikan Asin'

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Jadi Saksi, Tessa Mariska Dicecar soal Larangan Sebar Video Ikan Asin Tessa Mariska saat tiba di Polda Metro Jaya. (Samsdhuha/detikcom)
Jakarta - Pedangdut Tessa Mariska diperiksa sebagai saksi kasus 'ikan asin' oleh penyidik Polda Metro Jaya. Dalam pemeriksaan, Tessa mengaku dicecar soal larangannya ke Barbie Kumalasari menyebarkan video 'ikan asin'.

"Jadi pertanyaan ke saya seputar grup di chat-an apa aja. Karena memang di grup itu kita melarang (video itu tersebar)," kata Tessa kepada wartawan seusai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/7/2019).




Tessa menjalani pemeriksaan selama sekitar 3 jam. Selain Tessa, kuasa hukumnya yang bernama Indra Tarigan diperiksa.

Indra mengaku dicecar 15 pertanyaan. Pertanyaan yang dilontarkan penyidik juga seputar larangan meng-upload video 'ikan asin'.

"Kalau saya sendiri kurang-lebih 15 pertanyaan. Yang ditanyakan penyidik kepada saya terkait video dan terkait saya melarang konten itu dinaikkan," kata Indra.

Indra juga mengaku kaget saat mengetahui video 'ikan asin' itu di-posting akun YouTube Rey Utami-Benua. Ketika itu, dia menyarankan Barbie meminta akun Rey Utami-Benua menghapus video tersebut.

"Saya lihat di menit ke-6. Saya langsung telepon Kumalasari. Saya tanya itu konten apa? Siapa yang buat? Saya bahas itu di grup, kebetulan saya punya grup," terang Indra.

"Saya marah besar di situ, tolong itu konten diturunkan segera sebelum konten itu ditonton banyak orang," imbuhnya.




Menurut Indra, Barbie mendengarkan sarannya. Namun, sebut dia, justru pemilik akun Rey Utami-Benua-lah yang menolak menghapus video 'ikan asin' tersebut.

Seperti diketahui, kasus vlog 'ikan asin' berawal dari laporan Fairuz A Rafiq terhadap pasangan Rey Utami-Pablo Benua sekaligus mantan suaminya, Galih Ginanjar, ke polisi. Fairuz melaporkan Galih ke polisi karena eks suaminya itu mengumpamakannya dengan 'ikan asin' dalam sebuah video YouTube yang di-upload.

Dalam kasus 'ikan asin' ini, polisi telah menetapkan Galih, Rey, dan Benua sebagai tersangka. Mereka kini berstatus sebagai tahanan.

Simak Video "Galih Ginanjar Cs Dikawal Pria Kekar Jelang Sidang Perdana 'Ikan Asin'"
[Gambas:Video 20detik]

(sam/zak)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com