detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 10:35 WIB

Lantik Perwira TNI-Polri, Jokowi: Jangan Kecewakan Orang Tua-Negara

Ray Jordan - detikNews
Lantik Perwira TNI-Polri, Jokowi: Jangan Kecewakan Orang Tua-Negara Foto: Presiden Jokowi melantik 781 perwira baru TNI dan Polri di Istana Merdeka. (Rengga Sancaya)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 781 perwira baru TNI dan Polri di Istana Merdeka. Jokowi berharap para perwira baru tersebut tidak mengecewakan orang tua dan negara semasa tugasnya nanti.

Dalam pidatonya, Jokowi atas nama masyarakat, bangsa dan negara menyampaikan selamat atas pelantikan perwira remaja TNI dan Polri tersebut. Dia menyadari untuk dilantik menjadi perwira, para prajurit TNI dan Polri tersebut melalui proses penyaringan yang sangat ketat selama menjadi taruna.

"Perjuangan saudara-saudara juga sangatlah berat, saya tahu. Gemblengan untuk saudara-saudara juga sangatlah hebat. Gemblengan yang membuat ketahanan mental dan fisik saudara menjadi prima. Menjadikan saudara-saudara sebagai putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Karena itu saya sekali lagi mengucapkan selamat dan sukses. Dan saya bangga bisa melantik saudara-saudara para ksatria muda," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).




Dalam pesannya, Jokowi mengimbau kepada para perwira muda tersebut untuk mengingat perasaan bangga orang tua. Jangan sampai membuat orang tua kecewa dalam menjalankan tugasnya.

"Sepanjang karir saudara-saudara nanti, ingatlah perasaan bangga orang tua saudara-saudara sekalian. Jangan pernah kecewakan orang tua saudara-saudara. Jangan pernah kecewakan bangsa Indonesia. Jangan pernah kecewakan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Jokowi mengatakan, para perwira baru TNI dan Polri tersebut merupakan penjaga masa depan bangsa Indonesia. Kejayaan Indonesia sudah ada di depan mata, tetapi harus diraih dengan kerja keras dan kerja cerdas. Namun masa depan tersebut penuh dengan tantangan besar.

"Tantangan yang kita hadapi ke depan semakin berat. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat cepat, bahkan maha cepat. Revolusi industri 4.0 telah melahirkan banyak teknologi baru. Teknologi yang mengubah cara-cara hidup masyarakat dunia. Media sosial telah mengubah cara kita berkomunikasi dan berinteraksi. Ada baiknya, tapi banyak juga risikonya. Advance robotic dan artificial intelligence telah mempermudah kita di banyak hal, termasuk di dunia kemiliteran dan kepolisian. Tetapi di saat yang sama juga menimbulkan jenis-jenis kejahatan baru yg menjadi tantangan kita bersama," jelasnya.




Ada 781 prajurit TNI dan Polri yang dilantik sebagai perwira remaja. Ada empat peraih Adhi Makayasa, yakni dari Akmil bernama Fajar M Al Farouk yang berasal dari Korps Penerbang Angkatan Darat. Dari AAL, peraih Adhi Makayasa bernama Ariz Pama Yudhaprawira dari korps pelaut.

Dari AAU bernama M Ihza Nurrabanni dari Korps Teknik. Sedangkan peraih Adhi Makayasa dari Akpol yakni Muhammad Idris yang lahir di Jorong Mudiak Lawe, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan.

Simak Video "Jokowi Harap Stafsus Milenial Bikin Banyak Terobosan Baru untuk Negeri"
[Gambas:Video 20detik]

(rjo/zak)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com