detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 13:33 WIB

Pertamina Pasok 6,8 Juta Liter Avtur untuk Penerbangan Haji di Sumbar

Nurcholis Maarif - detikNews
Pertamina Pasok 6,8 Juta Liter Avtur untuk Penerbangan Haji di Sumbar Foto: Dok. Pertamina
FOKUS BERITA: Kabar Haji 2019
Jakarta - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menyiapkan pasokan avtur sebanyak 6,8 juta liter untuk penerbangan haji dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat. Pasokan dilakukan untuk mengakomodir maskapai yang melakukan penerbangan haji di tahun ini.

"Kami menyiapkan pelayanan avtur haji melalui Bandara Internasional Minangkabau dalam dua fase. Fase pertama yaitu keberangkatan pada 6 Juli sampai dengan 4 Agustus 2019. Pada fase ini disiapkan sebanyak 5,8 juta liter Avtur," tutur Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/7/2019).

Roby mengatakan pasokan avtur yang disiapkan di fase satu menurun 27% dibandingkan tahun lalu. Penurunan disebabkan tahun ini jumlah kelompok terbang haji berkurang, yaitu hanya 87 kloter. Sementara tahun lalu, terdapat 124 kloter haji dari Bandara Internasional Minangkabau.


Pada fase dua yaitu kepulangan yang diperkirakan terjadi pada 17 Agustus sampai dengan 2 September 2019, sudah disiapkan lebih dari 1 juta liter avtur.

Menurut Roby, keberangkatan haji dari Sumatera Barat terbagi menjadi empat embarkasi dengan total 87 kloter. Terdiri dari embarkasi Padang sebanyak 18 kloter, embarkasi Solo 57 kloter, embarkasi Balikpapan 11 kloter, dan Haji Khusus 1 kloter. Sedangkan untuk fase kepulangan, terdapat 18 kloter.

"Stok avtur yang tersedia di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan musim Haji 2019. Stok avtur di DPPU Minangkabau mampu memenuhi kebutuhan hingga 16 hari ke depan," ujar Roby.

Menurutnya, DPPU Minangkabau dilengkapi delapan unit refueller dengan kapasitas masing-masing 206 ribu liter.


Lanjut Roby, penyaluran avtur pada bulan Juli hingga September diprediksi meningkat berturut-turut 73%, 58% dan 5% dibandingkan kondisi normal. Kenaikan pasokan avtur dipersiapkan untuk mengantisipasi bertambahnya penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau tujuan Tanah Suci, Makkah, baik saat penerbangan langsung maupun transit di kota lain.

Roby juga menambahkan selama periode 6 Juli sampai dengan 9 Juli 2019, terdapat delapan pesawat Garuda Indonesia yang sudah melakukan pengisian avtur untuk keberangkatan ke Madinah, Arab Saudi. Total pengisian avturnya sebanyak hampir 500 ribu liter

Simak Video "Jokowi Sebut Avtur Mahal, BUMN Membantah"
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)
FOKUS BERITA: Kabar Haji 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com