detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 13:41 WIB

Direka Ulang, Begini Brutalnya Duo Penusuk Mati Hilarius di Ancol

Eva Safitri - detikNews
Direka Ulang, Begini Brutalnya Duo Penusuk Mati Hilarius di Ancol Foto: Eva Safitri/detikcom
Jakarta - Polisi mereka ulang kasus penusukan yang menewaskan Hilarius Ladja (31) di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara. Total terdapat 18 adegan yang dilakukan kedua pelaku Jadri Pelamonia (27) dan Alfredo Arnando Huwae(30).

Adegan itu dilakukan tepat di Pantai Beachpool, Ancol, tepatnya di area tempat duduk beton yang berada di pinggir pantai. Adegan pertama dimulai dari kedatangan korban dan kedua tersangka serta saksi-saksi di lokasi.

"Dalam kesempatan ini kami melakukan 18 adegan, dari mulai adegan kedatangan para tersangka ataupun para korban dan teman-temannya sampai dengan adegan selesai setelah korban ditusuk kemudian dipindahkan ke pinggir jalan dan kemudian ditinggalkan," ujar Kapolres Jakut Kombes Budhi Herdi Susianto di lokasi, Jumat (12/7/2019).

Dilihat detikcom, awalnya pelaku tiba di Pantai Ancol dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian langsung ke area tempat duduk dan melakukan perbincangan dengan tujuh orang temannya yang sudah berada di lokasi.

Mereka berbincang sambil meminum minuman keras yang telah dibawa oleh beberapa orang diantara mereka. Mereka datang untuk menghadiri pesta ulang tahun anak dari salah satu saksi.



Di tengah perbincangan, salah satu pelaku Alfredo Arnandi tersinggung dengan ucapan korban. Sampai akhirnya ia merencanakan aksi pembunuhan dengan Jadri Pelamonia.

Alfredo lalu memberi sinyal untuk menusuk korban dengan berkata 'kalau ada pena, coret', yang artinya 'kalau ada pisau, tusuk'. Jadri kemudian mengamini permintaan Alfredo dengan menusuk korban yang direka ulang di adegan ke-13.

Sempat terjadi perlawanan, Jadri kembali melakukan penusukan ke bagian tubuh lainnya sampai 9 kali. Pelaku lalu membuang korban di pinggir jalan.

Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri. Sementara enam orang lainnya sudah kabur terlebih dahulu.

"Pada di adegan 13-14 ada peran dari aktor intelektual Alfredo di mana dia menyuruh melakukan kepada pelaku untuk melakukan penusukan terhadap korban," ucap Budhi.

Budhi berharap rekonstruksi ini dapat memperkuat keterangan fakta di pengadilan nanti.

"Jadi makin membuat terang perkara ini, makin membuat terang proses pidana yang terjadi, sehingga mudah mudahan dengan dilaksanakannya rekontsruksi ini nanti majelis hakim maupun jaksa penuntut yang akan menyidangkan ada gambaran dengan jelas," jelasnya.

Sebelumnya Hilarius Ladja (31) ditemukan tewas pada Minggu (30/6) di kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara. Hilarius tewas dengan 9 luka tusukan di badannya. Kedua pelaku pun berhasil ditangkap pada Jumat (5/7). Polisi menyebut, penusukan terjadi saat korban dan para pelaku merayakan pesta ulang tahun anak salah satu pelaku sambil minum minuman keras.



Simak Video "Video Penyerangan terhadap Kepolisian AS Terekam Kamera "
[Gambas:Video 20detik]

(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed