Anies Klaim Pengelolaan Sampah dengan ITF Dapat Menghemat Anggaran

Anies Klaim Pengelolaan Sampah dengan ITF Dapat Menghemat Anggaran

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 01 Jul 2019 15:15 WIB
Foto: Arief/detikcom
Foto: Arief/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim pengelolaan sampah dengan Intermediate Treatment Fasility (ITF) atau Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) dapat menghemat anggaran. Pembangunan ITF di Jakarta dinilai menguntungkan.

"Terkait perbandingan efisiensi ekonomi antara kondisi sekarang dengan Intermediate Treatment Fasility (ITF), dapat dijelaskan, bahwa pengelola sampah dengan ITF Sunter sebesar Rp 365.122/ton, sedangkan dengan ITF sebesar Rp 246.526/ton sehingga, efisiensi pengelolaan sampah sebesar Rp 115.526/ton," ucap Anies saat membacakan jawaban Rapeda Pengelolaan Sampah, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (1/7/2019).



Pembangunan ITF di Sunter, Jakarta Utara telah mendapat rekomendasi Analisis Dapat Lingkungan (Amdal). Proses pembangunan pun akan dilakukan di beberapa daerah lain.

"ITF Sunter telah memiliki rekomendasi Amdal nomor: 46/K.1a/31/-1.774.15/2018 diterbitkan tanggal 19 Desember 2018, dan ITF baru akan dibangun di beberapa lokasi sesuai dengan masterplan," ucap Anies.


Sementara itu, untuk beberapa pembahasan lain, seperti kerja sama dengan perusahaan pengangkut sampah akan dijelaskan lebih lanjut bersama Komisi D.

"Terkait pemandangan umum mengenai implementasi konsep zero waste, kontrak kerja dengan 24 perusahaan pengangkut sampah, program satu RW satu bank sampah, sistem sanitary landfill, dan geomembrane serta kerjasama dengan negara maju dalam pembangunan insenerator akan dijelaskan secara rinci pada rapat Bapemperda bersama Komisi D dan eksekutif," kata Anies.

Simak Video "Anies: Jakarta Selama Ini Hanya Memungut Sampah, Tidak Mengelola"
[Gambas:Video 20detik]
(aik/aan)