detikNews
Minggu 23 Juni 2019, 12:07 WIB

PA 212-GNPF akan Aksi Kawal MK, BPN Ingatkan Imbauan Prabowo

Tsarina Maharani - detikNews
PA 212-GNPF akan Aksi Kawal MK, BPN Ingatkan Imbauan Prabowo Sodik Mujahid (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - PA 212, GNPF, dan sejumlah organisasi lain akan menggelar aksi mengawal sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat, 28 Juni, saat pembacaan putusan sidang sengketa Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan aparat keamanan tidak perlu alergi dengan aksi unjuk rasa.

"Aparat dan kita semua tidak usah alergi dengan unjuk rasa (selama tertib dan aman), karena itu adalah hak yang dijamin konstitusi dan merupakan dinamika demokrasi yang kita tegaskan melalui reformasi di Indonesia," kata juru debat BPN, Sodik Mujahid, kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).


Menurut dia, aksi damai ini perlu disikapi dengan bijaksana. Sebab, kata Sodik, aksi damai ini merupakan hak konstitusi warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Ia berharap aparat keamanan dan para warga yang berdemonstrasi saling menghormati.

"Marilah hal ini kita hadapi sebagai tambahan ujian, pembelajaran atau pembuktian bahwa kita semua sudah makin benar, makin dewasa, dan makin konstitusional dalam bertindak pada jalur dan fungsi masing-masing," sebutnya.


Kendati demikian, Sodik kembali menegaskan soal imbauan sang capres, Prabowo yang meminta masyarakat tidak perlu menggelar aksi di MK. Sodik pun meminta masyarakat menghormati proses persidangan di MK.

"Pak Prabowo dengan tegas dan jelas dan beberapa kali sudah mengimbau dan meminta tidak hadir di MK, karena kecurangan-kecurangan pemilu sudah resmi diajukan kepada MK. Ini tindakan yang sangat benar dan konstitusional," ucap Sodik.


Diberitakan, PA 212, GNPF, dan sejumlah organisasi lain akan menggelar aksi mengawal sidang di MK pada Jumat, 28 Juni mendatang. Mereka menyatakan aksi yang akan digelar di sekitar gedung MK itu akan berlangsung damai.

"Agendanya juga sama, untuk menegakkan keadilan, kecurangan bisa diskualifikasi, yang melakukan kecurangan pada saat pemilu bisa didiskualifikasi, dengan pengawalan masyarakat, jangan takut terhadap kepentingan-kepentingan penguasa. Maka kita hadir sebagai masyarakat mengawal konstitusi yang ada. Ini aksi superdamai sebagaimana kita telah lakukan sebelum-sebelumnya," kata juru bicara PA 212, Novel Bamukmin, Kamis (20/6).

Selain mengawal sidang di MK, aksi tersebut akan digunakan sebagai momen halalbihalal. Novel menyebut aksi tersebut merupakan kesepakatan Ijtimak Ulama.



Tonton video Sidang Usai, Tim Jokowi-Prabowo Foto Bareng dan Cairkan Suasana:

[Gambas:Video 20detik]


PA 212-GNPF akan Aksi Kawal MK, BPN Ingatkan Imbauan Prabowo

(tsa/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed