detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 17:21 WIB

Gakkumdu Tetapkan 10 Petugas PPK Cilincing-Koja Jadi Tersangka Pidana Pemilu

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Gakkumdu Tetapkan 10 Petugas PPK Cilincing-Koja Jadi Tersangka Pidana Pemilu Sentra Gakkumdu Jakarta Utara (Foto: Istimewa)
Jakarta - Penyidik Sentra Gakkumdu Polres Metro Jakarta Utara menetapkan seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Cilincing dan Koja sebagai tersangka Tindak Pidana Pemilu. Total 10 petugas PPK ditetapkan sebagai tersangka.

"Penyidik Sentra Gakkumdu Polres Metro Jakarta Utara menetapkan seluruh PPK Cilincing dan Koja sebagai tersangka tindak pidana pemilu. Hasil penyidikan menyimpulkan bahwa benar adanya dugaan penghilangan perolehan suara di TPS yang tersebar di Kecamatan Cilincing dan Koja," kata Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara Benny Sabdo melalui keterangan tertulis, Kamis (20/6/2019).



Polisi menetapkan Ketua PPK Cilincing Idi Amin dan Ketua PPK Koja Alim Sori sebagai tersangka. Seluruh petugas PPK di Cilincing dan Koja juga ditetapkan menjadi tersangka.

"Ketua PPK Cilincing Idi Amin dkk serta Ketua PPK Koja Alim Sori dkk telah ditetapkan sebagai tersangka. Total tersangka sementara ada 10 orang. Demikian ditegaskan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto," jelas Benny.



Kasus tersebut saat ini masih dalam penyidikan Gakkumdu Jakarta Utara. Gakkumdu masih memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Sampai hari ini penyidik masih mengembangkan materi perkara ini untuk mengungkap intellectual dader-nya. Jadi pemeriksaan para saksi masih berlanjut," ucap Benny.

Kasus tersebut berasal dari laporan dari Caleg DPRD DKI No Urut 1 Partai Demokrat H. Sulkarnain dan Caleg DPRD DKI No Urut 5 Partai Gerindra M. Iqbal Maulana. Tersangka terancam pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).
(fdu/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com