detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 14:27 WIB

Sidang Sengketa Pilpres

Apakah Situng Bisa Deteksi Form C1 Editan? Ini Jawaban Ahli KPU

Faiq Hidayat - detikNews
Apakah Situng Bisa Deteksi Form C1 Editan? Ini Jawaban Ahli KPU Ahli yang dihadirkan KPU, Marsudi Wahyu Kisworo (Foto: Grandyos Zafna)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Anggota tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga, Iwan Satriawan, bertanya kepada ahli yang diajukan KPU, Marsudi Wahyu Kisworo, tentang deteksi Situng KPU terhadap form C1 editan. Iwan ingin memastikan soal bisa-tidaknya Situng KPU diintervensi.

"Bapak setuju bahwa entri data di Situng itu bisa dintervensi, form C1 yang di-upload itu bisa adalah form C1 yang hasil editan. Apakah sistem informasi bisa men-detect ini form tidak benar, tidak valid, sehingga ditolak, bagaimana menurut Bapak?" kata Iwan dalam sidang sengketa Pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (20/6/2019).



Marsudi menjelaskan form C1 yang di-upload di Situng KPU bukan satu-satunya sumber data bagi masyarakat. Menurut dia, ada beberapa situs lain yang menampilkan hasil perolehan suara pemilu.

"Jadi form C1 itu ketika di-upload, bukan hanya satu-satunya informasi atau sumber data, ada saksi-saksi yang memegang itu, ada situs juga seperti Netgrit, ada Jaga TPS, ada kawalpemilu, mereka juga meng-upload sendiri, dari yang saya tampilkan di sini bahwa dengan membandingkan antara kawalpemilu dengan situng sekarang tinggal masalah ada di 633 TPS," kata Marsudi.

Marsudi menjelaskan bisa saja ada yang melakukan perubahan, tapi hal itu diganti dengan hasil yang sebenarnya. Hingga 10 Juni 2019, menurut Marsudi, masalah hanya berada di 633 TPS.

"Artinya, mungkin bisa saja ada yang melakukan perubahan-perubahan itu, tapi sudah diganti dengan yang benarnya juga jadi kita tinggal lihat data hasil akhirnya saja, bahwa masalah sekarang tinggal di 233 TPS yang berkaitan dengan 01, dan 400 TPS berkaitan dengan 02, hanya itu saja per tanggal 10 kemarin," ujar dia.


Arsitek IT di KPU Buka-bukaan soal Situng:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/fjp)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed