detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 13:38 WIB

Sidang Sengketa Pilpres

Ahli KPU: Penambahan-Pengurangan Suara Situng Terjadi di 2 Paslon Pilpres

Faiq Hidayat - detikNews
Ahli KPU: Penambahan-Pengurangan Suara Situng Terjadi di 2 Paslon Pilpres Persidangan di Mahkamah Konstitusi (Grandyos Zafna/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Ahli yang dihadirkan KPU dalam persidangan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) Marsudi Wahyu Kisworo menyebutkan tidak adanya keteraturan angka pada data yang muncul pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Selain itu, dia menyebut penambahan dan pengurangan suara terjadi pada 2 pasangan capres-cawapres.

Awalnya Marsudi menjelaskan tentang Situng KPU. Kemudian, Marsudi menampilkan data dari situng yang diambilnya pada 25 April 2019.

"Di tabel ini ternyata suara, penambahan suara maupun pengurangan suara, terjadi pada kedua belah pasangan," kata Marsudi dalam persidangan di gedung MK dalam persidangan di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

"Jadi tidak ada spesifik pada salah satu pasangan saja," imbuh Marsudi.




Pengacara KPU, Ali Nurdin, kemudian mendapat giliran bertanya kepada Marsudi. Ali menanyakan tentang tudingan bahwa pengurangan hanya dilakukan pada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Apakah ahli melihat untuk data yang ada ini, dari situng ini, apakah benar ada pengurangan untuk 02?" tanya Ali.

"Tidak, jadi dua-duanya ada yang ditambah, ada yang dikurangi," jawab Marsudi.

Sebab, Marsudi menyebut pola data yang acak itu tidak menunjukkan adanya kesengajaan melakukan pengurangan atau penambahan suara pada situng. Dia mencontohkan data yang diambilnya dari situng.


Anas, Pembuat Robot Situng BPN dan Caleg PBB Jadi Saksi Terakhir 02:

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/fjp)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed