detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 11:33 WIB

Adik Eks Gubernur Sulsel Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Kapal

Reinhard - detikNews
Adik Eks Gubernur Sulsel Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Kapal Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko (Foto: Reinhard/detikcom)
Makassar - Adik mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo memenuhi panggilan polisi. Irman Yasin Limpo diperiksa polisi sebagai saksi kasus dugaan korupsi kapal latih milik Dinas Pendidikan Sulsel.

"Setelah dilakukan penjadwalan ulang panggilan, yang bersangkutan sudah hadir tadi pukul 09.00 WIB pagi," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, Rabu (19/6/2019).



Irman yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel itu sudah tiba di Mapolrestabes Makassar. Penyidik, menurut Indratmoko, akan mendalami terkait proyek kapal latih milik Dinas Pendidikan Sulsel.

"Materinya terkait pengetahuan dia soal kasus kapal latih. Kita juga masih mendalami keterkaitannya dengan proyek kapal latih itu," ujar Indratmoko.



Menurut Indratmoko, Irman Yasin Limp dalam proyek kala latih Disdik ini bukan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Dalam proyek itu dia (Irman Yasin Limpo) bukan KPA, kami mau tahu sejauh mana soal proyek kapal latih itu," tutur Indratmoko.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi delapan kapal latih yang terparkir di Pelabuhan Untia ini diselidiki oleh polisi sejak bulan Maret lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, diduga ada proses mekanisme lelang yang tidak sesuai dan pengerjaan kapal yang melebihi batas waktu.

"Sudah naik ke tahap penyidikan, dugaannya sementara ada proses mekanisme lelang yang tidak sesuai, yang kedua penyelesaian pengerjaan pembuatan kapal ini melebihi batas anggaran 2018 samapi 2019 belum selesai," kata indratmoko.

Rencananya, delapan kapal yang dibangun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan menghabiskan anggaran Rp. 34 Miliar akan digunakan untuk membantu sarana persekolahanan di SMK Sulsel.

"Pengadaan kapal latih untuk praktek siswa SMK di kabupaten-kabupaten Sulsel," tutur Indratmoko.


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed