detikNews
2019/06/18 21:00:59 WIB

Round-Up

Jawaban-jawaban Bawaslu untuk Gugatan Prabowo-Sandi

Dwi Andayani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jawaban-jawaban Bawaslu untuk Gugatan Prabowo-Sandi Ketua Bawaslu Abhan di sidang MK. (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Jakarta - Bawaslu memberikan tanggapan atas gugatan Prabowo-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK). Sejumlah gugatan yang mengarah ke Bawaslu pun ditepisnya.

Dirangkum detikcom, Selasa (18/6/2019), Bawaslu menjawab sejumlah gugatan mulai posisi Ma'ruf Amin di Bank Syariah hingga pose 1 jari Menko Luhut sebagaimana tertuang dalam gugatan Prabowo-Sandi.

Berikut rangkuman jawaban Bawaslu dalam sidang MK:

1. Bawaslu Paparkan Kinerjanya ke Kubu Prabowo-Sandi

Bawaslu memaparkan kinerjanya dalam sidang gugatan Pilpres 2019 yang diajukan oleh kubu Prabowo-Sandiaga Uno. Sejumlah kegiatan dipaparkan Bawaslu, mulai menyiapkan aturan hingga melakukan penindakan.

Bawaslu menambahkan, juga sudah melakukan penindakan terhadap pelanggaran pemilu. Terdapat 25 kasus di kabupaten/kota yang kena OTT oleh Bawaslu terkait pidana pemilu.

"Bahwa dalam kegiatan patroli pengawasan, terdapat peserta pemilu dan tim pemenangan yang tertangkap tangan oleh pengawas pemilu karena diduga sedang memberi uang kepada masyarakat untuk mempengaruhi pilihannya. Penangkapan dilakukan atas koordinasi pengawas pemilu bersama pihak kepolisian. Setiap pengawas pemilu penemu akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan mengumpulkan bukti dan mengklarifikasi setiap pihak yang diduga terlibat dan menyaksikan. Total terdapat 25 kasus di 25 kabupaten/kota yang tertangkap tangan hingga 16 April 2019," ujar Ketua Bawaslu Abhan.

2. Bawaslu Sebut Kasus Kapolsek Pasirwangi Garut Tak Melanggar

Kubu Prabowo-Sandiaga Uno membawa kasus Kapolsek Pasirwangi, Garut, dalam gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, Bawaslu, selaku pihak turut hadir di sidang gugatan Pilpres 2019, menganggap kasus Kapolsek Pasirwangi sudah clear.

"Bahwa setelah dilakukannya proses investigasi, Bawaslu Kabupaten Garut berkesimpulan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat dijadikan sebagai temuan dugaan pelanggaran pemilu," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam sidang lanjutan gugatan Pilpres di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com