detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 11:33 WIB

Sjamsul Nursalim Diminta KPK Pulang ke RI, Pengacara Lempar Sindiran

Faiq Hidayat - detikNews
Sjamsul Nursalim Diminta KPK Pulang ke RI, Pengacara Lempar Sindiran Sjamsul Nursalim (Foto: ilustrasi oleh Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Sjamsul Nursalim yang diduga KPK berada di Singapura diminta pulang ke Indonesia. Pengusaha yang telah berstatus tersangka kasus dugaan korupsi terkait Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) itu diminta KPK memberikan keterangan maupun bantahan pada KPK.

Dalam beberapa kali kesempatan Sjamsul memang telah dipanggil KPK tetapi tidak pernah hadir. Atas hal itu pengacara Sjamsul, Maqdir Ismail, menyindir KPK.
"Orang tidak datang dan tidak setuju dengan tindakan KPK diberi cap nggak koperatif. Penegakan hukum makin lama makin nggak karuan. KPK kan tidak pernah mau dengar dulu pendapat orang lain," kata Maqdir saat dihubungi wartawan, Jumat (14/6/2019).

Lalu mengenai permintaan KPK agar Sjamsul segera pulang, Maqdir enggan berkomentar lebih. Menurut Maqdir, ada banyak cara bagi KPK menyampaikan hal itu pada Sjamsul langsung, tanpa perantara.

"Saya kira lebih bagus mereka (KPK) yang tanya Pak Sjamsul sajalah," kata Maqdir.

"Silakan KPK yang menghubungi beliau (Sjamsul) langsung. Kan kita punya kedutaan di Singapura. Bisa melalui kedutaan langsung itu yang seharusnya KPK lakukan," imbuhnya.
Sebelumnya Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengimbau Sjamsul segera pulang ke Indonesia. Dia turut meminta Sjamsul kooperatif menghadapi persoalan hukum yang menjeratnya.

"Saya kira bagus ya kalau ada bantahan, apalagi bantahan itu disampaikan langsung oleh tersangka. Sebenarnya tersangka punya hak, punya ruang untuk menyampaikan bantahan. Jadi datanglah ke Indonesia sampaikan bantahan itu di depan penyidik," kata Febri pada Kamis (12/6) kemarin.


Tonton juga video Gurita Bisnis Sjamsul Nursalim Tersangka Kasus BLBI:

[Gambas:Video 20detik]


(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com