DetikNews
Kamis 13 Juni 2019, 17:49 WIB

Duh! Kawasan Wisata Banten Lama Banyak Parkir Liar

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Duh! Kawasan Wisata Banten Lama Banyak Parkir Liar Foto: Kawasan Banten Lama banyak parkir liar (Bahtiar Rivai/detikcom)
Serang - Kawasan wisata religi Banten Lama dikeluhkan pengunjung khususnya yang ingin berwisata religi. Pengunjung dipungut biaya parkir tak sesuai ketentuan Perda 13 tahun 2014 soal aturan retribusi parkir di kawasan Kota Serang.

Pengunjung asal Serang, Yadi, mengatakan, untuk masuk ke kawasan Banten Lama ia harus membayar parkir Rp 5 ribu rupiah. Mestinya berdasarkan aturan, pengunjung yang masuk diminta membayar Rp 1.000 rupiah.


"Diminta membayar Rp 5.000, padahal kan harusnya nggak segitu," kata Yadi kepada wartawan di Serang, Banten, Kamis (13/6/2019).

Hal yang sama dikeluhkan oleh wisatawan lain. Bahkan, ada yang diminta beberapa kali untuk memasuki kawasan Banten Lama.

"Saya diminta dua kali, pertama Rp 5 ribu terus mau masuk ke kawasan dalam karena mobil diminta lagi Rp 10 ribu," kata wisatawan lain.


Dikonfirmasi terpisah, Kabid Dalops dan Rekayasa LLAJ Dishub Kota Serang Herunajaya mengatakan, berdasarkan Perda 13 tahun 2014 retribusi parkir kawasan Banten Lama untuk motor Rp 1.000, mobil Rp 2 ribu dan kendaraan dengan kapasitas di atas 9 orang Rp 7.500.

Duh! Kawasan Wisata Banten Lama Banyak Parkir LiarFoto: Kabid Dalops dan Rekayasa LLAJ Dishub Kota Serang Herunajaya (Bahtiar Rivai/detikcom)

Selain itu, retribusi parkir ini hanya diberlakukan di dua tempat, yaitu di Kawasan Penunjang WIsata (KPW) dan di parkiran Sukadiri akses ke Banten Lama. Namun katanya, belakangan marak parkir liar yang merugikan pengunjung ke sana.

"Parkir liar ini maraknya setelah ada revitalisasi di sekitar museum dan sekitar masjid. Itu tidak dikelola oleh kita," kata Herunajaya saat dikonfirmasi wartawan.


Ia memastikan bahwa di luar 2 lokasi parkir tadi, penarikan retribusi dianggap liar. Banyak oknum pungutan parkir yang muncul khususnya saat Banten Lama mulai didatangi wisatawan.

"Dishub akan segera melakukan penertiban ke lapangan sehingga mengenai tiket liar ini bisa diantisipasi," ujarnya.

Kawasan Banten Lama merupakan daerah bekas peninggalan kesultanan Banten. Di kawasan ini berdiri reruntuhan Keraton Surosowan, Masjid Agung Banten dan lokasi ziarah ke makam sultan-sultan.
(bri/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed