detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 17:00 WIB

Polisi Dalami Aliran Dana dan Komunikasi Habil Marati

Eva Safitri - detikNews
Polisi Dalami Aliran Dana dan Komunikasi Habil Marati Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Polisi mendalami aliran dana Habil Marati (HM) terkait rencana pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional. Polisi menyebut Habil Marati memberi uang SGD 15 ribu ke Kivlan Zen untuk pembelian senjata api.

"Ya itu sedang kita dalami, yang jelas penyidik sudah menyita alat komunikasi, sudah menyita aliran dana dan lain-lain," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (11/6/2019).


Dalam rencana pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional, Habil Marati berperan sebagai pemberi uang sebanyak SGD 15 ribu (sekitar Rp 150 juta) kepada Kivlan Zen. Kivlan Zen lalu mencari eksekutor dan memberi target pembunuhan 4 tokoh nasional yaitu Wiranto, Budi Gunawan, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Gories Mere. Ada juga Yunaarto Wijaya, bos lembaga survei Charta Politika.

Selain itu, Habil Marati memberikan uang Rp 60 juta kepada H Kurniawan alias Iwan. Meski demikian, polisi masih mendalami peran Habil Marati lebih dalam.


Polisi menyebut peran lengkap Habil Marati dan siapa-siapa saja dalang rusuh 22 Mei akan makin terang.

"Itulah teknis taktik strategi penyidik, kita belum bisa sampaikan di sini, tunggu saja ini akan semakin terang," kata Iqbal.

Sebelumnya, polisi mengatakan Habil Marati sudah ditangkap di rumahnya pada Rabu, 29 Mei 2019. Habil sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Saat menangkap, polisi menyita HP yang digunakan Habil Marati untuk berkomunikasi. Ada pula printout rekening bank yang disita.



Jadi Tersangka Kasus Makar, Kivlan Zen Siap Ditahan:

[Gambas:Video 20detik]


(idn/fjp)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com