detikNews
2019/05/29 06:37:09 WIB

Round-Up

Pembelaan TKN di Balik Ironi 72% PNS Pro-Prabowo-Sandi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pembelaan TKN di Balik Ironi 72% PNS Pro-Prabowo-Sandi Ilustrasi (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - TKN Jokowi-Amin menepis tudingan yang menyebut kubu 01 memobilisasi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS hingga BUMN secara masif untuk memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Survei internal TKN menunjukkan jika 78 persen PNS mendukung capres-cawapres Prabowo-Sandiaga di Pilpres.

"Menggerakkan BUMN? Tahu nggak BUMN yang milih 02? (Sebesar) 78 persen. Menggerakkan ASN? ASN 72 persen yang milih (Prabowo-Sandi). Di mana menggerakkan?" kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Moeldoko juga menepis kabar tentang adanya penggerakan aparat kepolisian selama pilpres untuk Jokowi. Ia menyinggung soal perolehan suara Jokowi di NTB, Aceh, dan Sumbar, tempat capres Prabowo Subianto menang di wilayah tersebut.

"Menggerakkan polisi? Buktinya di Aceh, NTB, Sumbar, kalah telak. Mana yang digerakkan? Kalau digerakkan, 100 persen semua," ujar Moeldoko.

Angka-angka tersebut disampaikan Moeldoko berdasarkan survei internal. Rupanya keluarga personel TNI hingga ASN mayoritas mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Iya, di (kompleks) Paspampres kalah. Di perumahan Setneg kalah. Terus mana yang digerakkan?" ucap mantan Panglima TNI itu.

Isu mobilisasi PNS agar mendukung pasangan Jokowi-Amin memang mencuat di Pilpres 2019. BPN Prabowo-Sandiaga bahkan sempat melaporkan ke Bawaslu soal adanya mobilisasi PNS yang mendukung Jokowi-Amin.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com