detikNews
Senin 27 Mei 2019, 17:47 WIB

Terima SK, 1.159 CPNS Kemenag Aceh Diingatkan Tak Terlibat Paham Radikal

Agus Setyadi - detikNews
Terima SK, 1.159 CPNS Kemenag Aceh Diingatkan Tak Terlibat Paham Radikal Foto: dok. Kemenag Aceh
Banda Aceh - 1.159 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenag 2018 menerima Surat Keputusan (SK) untuk penempatan di Aceh. Mereka diingatkan setia kepada ideologi negara.

"Para CPNS harus setia kepada ideologi negara dan tidak terlibat paham radikal. (Selain itu) mempelajari dan implementasi kode etik dan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, novasi, tanggung jawab dan keteladanan," kata Kabag Tata Usaha Kemenag Aceh Saifuddin, dalam keterangan tertulis, Senin (27/5/2019).



Saifuddin menyerahkan SK untuk regional Pidie dan Pidie Jaya. Dalam arahannya, ia meminta CPNS Kemenag Aceh menjadi duta wasathiyah, dan menyampaikan pesan moderat atau wasathiyah di tengah masyarakat.

Selain itu, juga menyampaikan pesan agama dengan benar, tidak ekstrem atau berlebihan apalagi radikal dan juga tidak sekuler. Kehadiran para CPNS ini diharapkan mampu menjaga kebersamaan umat dan menebarkan kedamaian.

"Selamat bergabung, mari bersama-sama membangun lembaga tercinta dan semoga kehadiran para CPNS mampu menjadikan lembaga ini ke arah lebih baik," ungkap Saifuddin.



Menurut Saifuddin, CPNS yang baru mendapat SK juga akan tetap mendapatkan gaji ke-13 tahun 2019. Syaratnya para CPNS harus sudah melapor ke tempat tugas dan dibuat surat pernyataan melaksanakan tugas sebelum 1 Juni 2019.

Penyerahan SK CPNS hari ini dibagi menjadi delapan regional sesuai dengan wilayah penempatan.

"Hari ini 1.159 CPNS Kemenag menerima SK, untuk regional Meulaboh sendiri ada 111 CPNS yang akan ditempatkan di 4 kabupaten/kota yaitu Aceh Jaya, Meulaboh, Simeulue dan Nagan Raya," kata Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh usai menyerahkan SK secara simbolis untuk CPNS Kemenag Aceh regional Meulaboh, di Aula Bappeda Aceh Barat.

Daud Pakeh meminta para peserta CPNS Kemenag Aceh agar memiliki integritas dan loyalitas untuk lembaga. Dia mengingatkan, para CPNS di manapun bertugas harus menjadi pilar dan tidak mengikuti budaya kerja ditempat tersebut, tapi harus membangun budaya kerja berprestasi.



Ia menjelaskan pelaksanaan tes CPNS digelar dalam beberapa tahap dan berbasis CAT yang dilakukan secara murni.

"Tidak ada rekayasa dalam pelaksanaan tes ini, semua berdasarkan kemampuan dan rezeki bagi saudara yang diberikan maha kuasa. Jadi seleksinya benar-benar murni, yang lulus merupakan bibit unggul dan terbaik, maka fokus dalam melaksanakan amanah ini sebaik baik mungkin," jelas Daud.

Daud Pakeh juga mengingatkan para CPNS yang sudah menerima SK untuk betah ditempat kerjanya dan tidak cepat minta pindah. CPNS juga diharapkan taat aturan.



"Karenanya kita harus siap dan patuh aturan, termasuk tidak minta pindah lokasi kerja, lakukan yang terbaik dimanapun penempatan, jangan sampai tidak punya prestasi karena menghabiskan energi untuk berpikir pindah," sebut Daud.
(agse/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com