detikNews
Jumat 24 Mei 2019, 14:25 WIB

Kurangi Kepadatan Mudik, Pengelola di Merak Wacanakan Diskon Tarif 20 %

M Iqbal - detikNews
Kurangi Kepadatan Mudik, Pengelola di Merak Wacanakan Diskon Tarif 20 % Ilustrasi Pelabuhan Merak Foto: Kepadatan di Pelabuhan Merak (Dok. Istimewa)
Banten - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten mewacanakan tarif diskon 20% siang hari. Wacana itu digaungkan untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak saat arus mudik 2019.

Pemudik tujuan Sumatera memiliki kebiasaan melakukan perjalanan malam hari. Kepadatan di Pelabuhan Merak terjadi mulai pukul 00.00-05.00 WIB. Sedangkan, pada siang hingga sore hari, kondisi pelabuhan biasanya lengang.


Pengelola pelabuhan terus memutar otak untuk mengurai kepadatan saat malam hari. Para pemudik dibujuk agar menyeberang siang hari dengan diskon tarif 20 persen.

"Kami coba mendistribusikan pola jam kedatangan dengan cara memberlakukan ganjil genap, kita berharap ini merubah kebiasaan, berangkat pagi hari. Kami juga mewacanakan akan memberlakukan diskon tarif di siang hari tuslah malam hari. Diskon 20 persen dan malam 20 persen itu untuk mengurai kepadatan tadi," kata Kepala BPTD Wilayah VIII Banten, Nurhadi, Jumat (24/5/2019).

Ganjil genap juga diterapkan namun sekadar imbauan. Sistem ganjil genap diperkirakan tidak begitu efektif karema arus kedatangan kendaraam hampir bersamaan jika puncak arus mudik. Pengendara pun tak mungkim balik arah jika ganjil-genap diberlakukan.

Wacana diskon tarif mungkin bisa mengurai kepadatan sebagai ajakan agar melakukan perjalanan malam hari. Kepadatan kendaraan di Merak disebabkan kedatangan kendaraan dan kapasitas pelabuhan tidak memadai.



"Kapasitas kami di pelabuhan tidak seimbang dengan demand yang datang. Hanya menyerap 19 kendaraan per menit, sedangkan dari arah tol kedatangan 38 kendaraan per menit. Sementara kalau motor di jam puncak datang bersamaan jadi total 62 kendaraan permenit kami hanya 19 kendaraan per menit," ujarnya.

Dengan demikian, kapasitas pelabuhan tak berbanding lurus dengan arus kendaraan yang datang. Selaim diskon tarif, rencana pelabuhan umum dipakai untuk mudik sudah dipersiapkan. Soalnya, sosialisasi penerapam kebijakan baru mesti segera disebarluaskan.
(bal/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed