DetikNews
Jumat 24 Mei 2019, 08:42 WIB

Rentetan Antisipasi Polisi Agar Kerusuhan saat Demo Tak Terulang

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rentetan Antisipasi Polisi Agar Kerusuhan saat Demo Tak Terulang Foto: Rifkianto Nugroho
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Kerusuhan pada aksi demonstrasi 22 Mei merugikan banyak pihak. Polisi mengatakan terus melakukan antisipasi agar penyampaian aspirasi tersebut tidak berujung kerusuhan dengan melakukan peringatan dan deteksi dini sebelum demo.

"Polisi selalu laksanakan early warning dan deteksi serta mengingatkan masyarakat sebelum pelaksanaan demo," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, kepada detikcom, Jumat (24/5/2019).

Dedi mengatakan polisi juga berkoordinasi dengan koordinator lapangan. Koordinasi dimaksudkan agar koordinator dapat mengendalikan massanya. "Polisi selalu koordinasi dengan para korlap untuk kenali dan kendalikan massanya," tuturnya.

Polisi tak segan melakukan pencegahan dengan melakukan penangkapan provokator saat demo. "Polisi melakukan deteksi aksi dan mitigasi berupa penangkapan-penangkapan sebelum dan pada saat kerusuhan terjadi," sebutnya.

Sebelumnya Dedi menuturkan kondisi keamanan nasional kemarin, 21 hingga 22 Mei 2019 terganggu. Terjadi kericuhan di beberapa daerah seperti di Jakarta, Medan (Sumatera Utara), Sampang (Madura), Paniai (Papua) dan Pontianak (Kalimantan Barat).

Kericuhan yang terjadi di Jakarta, Medan dan Pontianak disebabkan massa yang menuding Pilpres 2019 curang. Sementara untuk kericuhan yang terjadi di Paniai dan Sampang masih diselidiki pemicunya oleh aparat.


Kerusuhan 22 Mei Ganggu Ekonomi? Ini Jawaban Sri Mulyani:

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/aan)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed