detikNews
Kamis 23 Mei 2019, 17:35 WIB

Sopir-Pengurus Gerindra Tasikmalaya Ngaku Tak Tahu Asal Batu di Ambulans

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Sopir-Pengurus Gerindra Tasikmalaya Ngaku Tak Tahu Asal Batu di Ambulans Foto: Lamhot Aritonang
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Polisi mengamankan sopir dan dua orang pengurus DPC Gerindra Tasikmalaya terkait ambulans yang berisi batu di kawasan Sabang, Jakarta Pusat. Namun ketiganya mengaku tidak mengetahui asal-muasal batu itu.

"Dari hasil pemeriksaan juga bahwa yang bersangkutan ini katanya nggak tahu ada batu di dalam mobil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Argo mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan ketiganya.

"Penumpangnya padahal 5 orang di sana," ucap Argo.



Selain ketiga orang itu, polisi juga mengamankan simpatisan Gerindra dari Riau yang ikut di dalam ambulans tersebut. Total lima orang diamankan terkait ambulans itu yakni Yayan (59) sebagai sopir, Obby Nugraha alias Obby (33) sebagai wakil sekretaris DPC Gerindra Tasikmalaya dan Iskandar Hamid (70) sebagai sekretaris DPC Gerindra Tasikmalaya serta dua simpatisan yakni Syamrosa (57) dan Surya Gemra Cibro (74).

Ambulans tersebut berangkat dari Tasikmalaya pada Selasa (21/5) malam. Argo menyampaikan, ambulans itu dikirim ke Jakarta atas perintah Ketua DPC Gerindra Tasikmalaya.

Setibanya di Jakarta, ambulans mampir terlebih dahulu di Jalan HOS Cokroaminoto. Di situ mereka menjemput simpatisan asal Riau.

Mobil itu kemudian meluncur ke Bawaslu. Hingga kemudian terjadi aksi lempar-lemparan, ada saksi yang melihat ambulans tersebut berisi batu, kemudian diperiksa polisi setelah massa bubar.


(mea/fjp)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed