detikNews
Rabu 22 Mei 2019, 12:44 WIB

Cerita Korban Ricuh di Tanah Abang: Niat Menolong Malah Kena Molotov

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Cerita Korban Ricuh di Tanah Abang: Niat Menolong Malah Kena Molotov Alan, pemuda 17 tahun yang mengaku ingin menolong korban kericuhan di Tanah Abang. (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Alan mengaku sengaja berangkat dari Tangerang ke Jakarta karena melihat kericuhan dari televisi. Pemuda 17 tahun itu mengaku berniat membantu para korban yang terluka dari peristiwa itu.

"Berangkat dari Tangerang, sampai stasiun (Tanah Abang) jam 07.00 WIB," ucap Alan di RS Budi Kemuliaan, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Mengaku berangkat seorang diri dari Tangerang, Alan melihat kericuhan terjadi saat itu ketika keluar dari Stasiun Tanah Abang. Dia langsung bergerak menolong beberapa orang di bawah jalan layang Stasiun Tanah Abang, tapi malah terkena ledakan.


"Kena ledakan di tangan. Itu ada sekitar 4 orang kelempar semua. Saya nggak tahu (ledakan) apa, molotov mungkin, bentuknya kecil," kata Alan.

Akibat peristiwa itu, Alan malah harus dirawat di rumah sakit. Tangan dan kakinya menerima sejumlah jahitan.

Saat ini Alan masih berada di rumah sakit tersebut, tetapi selepas pulih dia berniat kembali bergabung dalam demonstrasi 22 Mei. "Setelah sembuh, aku ke sana lagi," kata Alan.



Tonton video Mulai Beringas! Massa Bakar Ban di Tengah Jalan KS Tubun, Jakpus:

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed