detikNews
Selasa 21 Mei 2019, 10:18 WIB

KLB Rabies di Dompu: 1.123 Orang Digigit Anjing, 9 Meninggal Dunia

Faruk - detikNews
KLB Rabies di Dompu: 1.123 Orang Digigit Anjing, 9 Meninggal Dunia Ilustrasi KLB Rabies di Dompu, NTB (farukh/detikcom)
Dompu - Jumlah korban gigitan hewan pembawa rabies (HPR) anjing di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencapai 1.223 orang. Sembilan orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia terhitung setelah ditetapkan status KLB rabies pada Februari lalu.

Jumlah tersebut tersebar di seluruh wilayah yang ada di 8 kecamatan di Dompu. Sebanyak 121 orang digigit anjing dan 1 orang di antaranya meninggal dunia di Kecamatan Hu'u, 46 orang digigit anjing di Kecamatan Pajo, 181 orang di Kecamatan Dompu, serta 156 orang dan 1 di antaranya meninggal dunia di Kecamatan Koja.



Adapun di Kecamatan Menggelewa tercatat 160 orang dengan 2 orang di antaranya meninggal dunia, di Kecamatan Kilo 20 orang, di Kecamatan Kempo 354 orang dengan 5 orang di antaranya meninggal, serta di Kecamatan Pekat terdapat 90 orang terkena gigitan anjing.



Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Zainal Arifin mengatakan kasus gigitan anjing pada manusia terjadi hampir setiap hari. Selain pada manusia, anjing yang diduga menderita rabies juga menggigit hewan seperti sapi, kambing, dan kucing.

"Jumlah keseluruhan gigitan hewan pembawa rabies (HPR) di Kabupaten Dompu sebanyak 1.123 orang dan yang meninggal 9 orang. Kemarin kami mendapat laporan ada korban digigit anjing rabies. Hewan seperti sapi dan kambing yang terkena gigitan anjing rabies terjadi di beberapa tempat wilayah Kabupaten Dompu," ungkapnya saat dihubungi detikcom, Selasa (21/5/2019).



Ke-9 orang yang meninggal tersebut merupakan korban gigitan lama. Dua di antaranya memiliki riwayat digigit anjing tapi tidak pernah berobat.

"Dua meninggal ada riwayat digigit anjing tapi tidak pernah berobat dan datang ke fasilitas kesehatan," jelasnya.

Proses pencegahan sekaligus penangan terhadap virus ini terus gencar dilakukan oleh pemerintah setempat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan cara mengeliminasi anjing-anjing liar yang diduga terjangkit rabies dan vaksinasi terhadap anjing peliharaan serta pada korban gigitan anjing.

"Begitu kami mendapat informasi ada korban terkena gigitan anjing, kami langsung segera melakukan tindakan medis terhadap korban," ujar Kepala Dinas Kesehatan Dompu, Iris Juwita, secara terpisah.
(knv/knv)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com