detikNews
Senin 20 Mei 2019, 19:39 WIB

Bukber Warga, Wali Kota Hendi Bicara Stok Daging Hingga Aksi 22 Mei

Mustiana Lestari - detikNews
Bukber Warga, Wali Kota Hendi Bicara Stok Daging Hingga Aksi 22 Mei Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Wali kota Semarang Hendrar Prihadi berbuka bersama warga di Rusunawa Karangroto Baru di Musholla Al-Ikhlas, Genuk. Pada kesempatan tersebut, pria yang disapa Hendi ini mengungkapkan problem menjelang Idul Fitri yakni inflasi dan kelangkaan bahan pangan.

"Tadi (minggu) lalu saya berkeliling melakukan pengecekan harga daging sapi. Insyaallah kami pastikan stoknya cukup, kenaikan harga ada terutama bawang putih dan cabai merah." jelas Hendi.

Sementara itu, pasokan daging dikatakan cukup karena Hendi telah meninjau Klinik Hewan dan Rumah Pemotongan Hewan Penggaron, pada Minggu dini hari. Dia menjelaskan juga memang komoditas bawang putih, cabai merah dan daging sapi merupakan 'langganan' harga naik menjelang Idul Fitri.


Oleh karena itu, mengatasi inflasi komoditas yang terjadi, Wali kota bersama jajaran pemerintah kota Semarang akan terus berupaya untuk mengendalikannya lewat operasi pasar dan menjamin ketersediaan stok bahan pangan.

Hendi juga berpesan kepada masyarakat untuk berperan dalam menjaga inflasi dengan berbelanja sesuai kemampuan.

"Barang mahal jangan dibeli, kalau cabai merah mahal, beli cabai hijau. Jika yang hijau ikut mahal ya tidak perlu pakai lombok, diteplok sandal jepit kalau mau pedas" canda Hendi.


Salah satu hal yang ditekankan Hendi guna mengatasi inflasi yakni partisipasi warga dalam pola berbelanja yang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan warga.

Hendi juga meminta agar ibu-ibu tidak mengeluh dalam menghadapi Ramadhan, khususnya menghadapi harga pangan dan harus mensyukuri segala yang dimakan,

"Adanya bayam ya bayam, adanya makan telur ya telur, adanya ikan ya ikan, adanya ayam ya Alhamdulillah," doa Hendi yang diamini warganya.

Berkaitan dengan isu keamanan, Hendi meminta agar warga Kota Semarang khususnya warga untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh atas isu kerusuhan saat penetapan pemilu.

"Saya pesan tidak perlu termakan isu tanggal 22 Mei, katanya ada kerusuhan, katanya ada people power atau tidak" ungkap Hendi dengan tegas.

Menurut Hendi, momen Ramadhan ini adalah waktu yang tepat baginya untuk bersilaturrahmi kepada jamaah masjid atau mushola, takmir masjid dan kyai-kyai di Kota Semarang baik melalui acara buka puasa bersama, tarawih keliling maupun Jarik Masjid (Jumat Resik-Resik Masjid). Sebanyak 200 warga Rusunawa Karangroto Baru Blok C dan D turut berbuka bersama dengan Wali kota Hendi.
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed