DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 10:55 WIB

Ditjen Hubla Uji Kelaiklautan Kapal Cepat di Pelabuhan Boom Baru

Tia Reisha - detikNews
Ditjen Hubla Uji Kelaiklautan Kapal Cepat di Pelabuhan Boom Baru Foto: Dok. Ditjen Perhubungan Laut
Jakarta - Setelah melakukan pemeriksaan kelaiklautan atau uji petik terhadap 2 unit kapal RoRo di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla menurunkan Tim Marine Inspector untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal cepat di Pelabuhan Boom Baru.

"Pada kesempatan ini, kami melakukan pemeriksaan terhadap 1 unit kapal cepat yang sedang sandar di Pelabuhan Boom Baru, yaitu Kapal Express Bahari 2C dengan rute Palembang-Muntok (PP)," ungkap Kasubdit Keselamatan Kapal Sidrotul Muntaha dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Pada kegiatan yang digelar Kamis (16/5) sore, Sidrotul menjelaskan bahwa selain melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat dan dokumen kapal, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap prosedur serta alat-alat penunjang keselamatan pelayaran yang terdapat dalam kapal berkapasitas 351 orang penumpang tersebut.


Menurut Sidrotul, untuk menjamin keselamatan pelayaran, pemilik kapal harus memiliki SOP dan alat-alat keselamatan yang memadai, serta berada dalam kondisi baik dan mudah dijangkau oleh penumpang apabila terjadi proses evakuasi.

"Jumlah life jacket yang tersedia harus melebihi jumlah kapasitas penumpang, sekoci harus diikat dengan baik, dan alat pemadam kebakaran juga harus berfungsi dan berada di tempat yang mudah dijangkau," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada pemeriksaan kali ini pihaknya tidak menemukan temuan mayor, namun terdapat sedikit penyesuaian dan penambahan yang harus dilakukan oleh pemilik kapal.


"Saya lihat SOP mereka sudah cukup baik. Sudah ada video petunjuk keselamatan yang diputar pada awal pelayaran dan alat-alat keselamatan juga sudah cukup lengkap," lanjutnya.

Hal yang harus ditambahkan, imbuh Sidrotul, salah satunya adalah jalur evakuasi supaya penumpang tidak terpaku pada satu jalur evakuasi jika terjadi musibah sehingga dapat meningkatkan keselamatan pelayaran.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed