detikNews
2019/05/13 07:30:49 WIB

Round-Up

Saling Silang Demokrat-BPN Prabowo Belum Hilang

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Saling Silang Demokrat-BPN Prabowo Belum Hilang Foto: Prabowo terima para sekjend parpol koalisi Adil Makmur (dok. Istimewa).
Jakarta - 'Kalut' antara Partai Demokrat (PD) dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih berlanjut. Koalisi internal 'kusut', saling silang keduanya pun belum hilang pasca Pilpres 2019.

Silang pendapat PD-BPN kali ini dimulai dari pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon yang mengungkap dukungan ke Prabowo Subianto membuat suara untuk PD turun. Meski menurutnya, hal itu risiko dari memilih capres yang diusung.

"Kami 7 bulan ini sudah membuktikan serius kok memenangkan Prabowo. Bahkan karena dukung Prabowo ini suara partai kami turun. Caleg seperti saya ini tidak dipilih karena politik identitas," ujar Jansen kepada wartawan, Sabtu (11/5). Pernyataan Jansen itu menanggapi pernyataan Waketum Gerindra Arief Poyuono, yang meminta Demokrat keluar dari koalisi Prabowo-Sandiaga.




Dia berang lantaran Demokrat disebut tak berkontribusi menaikkan suara pasangan nomor urut 02 itu. Jansen pun menyinggung setan gundul yang memberi data klaim kemenangan 62%.

"Kami sebenarnya sudah tidak ingin lagi berbantah-bantahan terkait persoalan angka 62% itu ya. Yang pasti, secara fakta, sampai saat ini kami belum melihat satupun yang mampu menunjukkan data angka kemenangan 62% tersebut, termasuk setan gundul yang memberikan data tersebut ke Pak Prabowo pun belum bisa membuktikannya," kata Jansen.

"Dan Bang Sandiaga Uno sendiri Wapres Pak Prabowo juga kan sudah menyatakan tidak tahu sumber angka 62% itu dari mana," imbuhnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed