detikNews
Sabtu 11 Mei 2019, 10:16 WIB

Cegah Kepadatan di Merak Saat Mudik, Truk Akan Dialihkan ke Priok

Rolando - detikNews
Cegah Kepadatan di Merak Saat Mudik, Truk Akan Dialihkan ke Priok Konferensi Pers Menteri Perhubungan di Pelabuhan Merak (Foto: Rolando/detikcom)
Cilegon - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut sejumlah rencana mencegah kepadatan Pelabuhan Merak saat arus mudik. Salah satunya dengan mengalihkan truk-truk tertentu ke Pelabuhan Tanjung Priok.

"Satu adalah akan meningkatkan kapal-kapal dari Priok menuju Panjang dan di sana kemungkinan kita akan mendapat bantuan dari TNI AL. Tadi saya telepon Panglima, mudah-mudahan nanti TNI AL bisa membantu. Jadi truk-truk tertentu itu tidak usah lewat sini (Merak), langsung lewat Priok," kata Budi di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (11/5/2019).



Hal itu disampaikan Budi usai menggelar rapat koordinasi angkutan lebaran bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito, hingga Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir. Dia mengatakan pihaknya juga sedang melakukan kajian agar kemacetan di Merak tak terjadi lagi.

"Persiapannya relatif lebih baik dari tahun lalu, ditandainya fasilitas yang premium ini dan juga upaya-upaya yang lain. Namun demikian, kami akan melakukan satu kajian lebih mendalam agar nanti itu akan lebih baik dan tidak terjadi kemacetan lagi," ujarnya.

Menhub Budi Karya berangkat ke LampungMenhub Budi Karya berangkat ke Lampung (Foto: Rolando/detikcom)

Selain pengalihan truk, Budi mengatakan bakal menggunakan pelabuhan di sekitar Merak hingga penggunaan kapal yang lebih besar dan cepat demi memperlancar arus mudik. Tiket online juga bakal diberlakukan.

"Kita akan upayakan menggunakan online. Kita memberikan insentif bagi mereka yang tidak berangkat di jam puncak, jadi itu kita lakukan," ucapnya.

Selain soal mengurangi kemacetan, Budi juga menyatakan telah meminta ASDP dan operator kapal untuk menambah pelampung. Pencatatan penumpang juga bakal dilakukan dengan e-KTP reader.

"Manifes biasa, jadi operator dan ASDP akan mencatat semuanya manifes dan konsisten dicek siapa saja yang masuk ke dalam dengan e-KTP reader," ujarnya.



Budi menyebut saat ini pihaknya sedang membahas rencana penerapan ganjil-genap di Merak saat mudik nanti. Saat ini, kata Budi, pihaknya sedang membahas cara agar kebijakan ganjil-genap bisa diketahui orang-orang dengan mudah jika jadi diterapkan.

"Ganjil-genap akan kita evaluasi, keputusan akhir minggu ini. Tadi sudah ada proposal, tapi saya akan pastikan waktu nanti kita campaign itu masif dan semua orang itu gampang melihatnya. Supaya orang yang jauh-jauh itu tidak terjebak di sini. Nah, solusinya seperti apa kita akan lihat," tuturnya.

Setelah rapat, Budi langsung bertolak ke Lampung untuk meninjau kesiapan tol di sana. Dia berangkat menggunakan helikopter Basarnas.
(haf/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed