detikNews
2019/05/11 04:00:59 WIB

Round-Up

Giliran Sofyan Basir Melawan KPK

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Giliran Sofyan Basir Melawan KPK Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sejak menyandang status sebagai tersangka di KPK, Sofyan Basir--melalui pengacaranya--menyampaikan sikap akan kooperatif terhadap proses hukum. Kini Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif itu menggunakan hak hukumnya melawan status tersangka itu melalui praperadilan.

Status tersangka Sofyan diumumkan KPK ke publik pada Selasa, 23 April lalu. Penyidik KPK menduga Sofyan terlibat aktif dalam pusaran perkara suap terkait PLTU Riau-1.

Kasus itu bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada tahun 2018. Saat itu KPK menangkap seorang anggota DPR atas nama Eni Maulani Saragih dan seorang pengusaha bernama Johanes Budisutrisno Kotjo.




Singkatnya Kotjo sebagai pengusaha ingin mendapatkan proyek di PLN mendapatkan bantuan dari Eni yang memfasilitasinya menemui petinggi PLN. Dalam hubungan timbal balik itu ada rasuah yang diberikan Kotjo pada Eni.

Dalam perkembangannya KPK menjerat Idrus Marham yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos). Idrus diduga KPK aktif meminta uang ke Kotjo sekaligus mengarahkan pemberian suap Kotjo ke Eni untuk kepentingan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di tahun 2017.

Baik Kotjo, Eni, maupun Idrus telah divonis bersalah dalam kasus ini. Di sisi lain Eni juga dijerat menerima suap dari pengusaha lain bernama Samin Tan, yang belakangan juga telah dijadikan tersangka oleh KPK.

Lalu apa urusannya dengan Sofyan?

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed