detikNews
Jumat 10 Mei 2019, 17:15 WIB

Hal-hal yang Dilaporkan BPN ke Bawaslu soal Dugaan Kecurangan

Indra Komara - detikNews
Hal-hal yang Dilaporkan BPN ke Bawaslu soal Dugaan Kecurangan Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, di mobil komando pendemo di Bawaslu, Jumat (10/5/2019). (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dugaan kecurangan Pilpres 2019 ke Bawaslu. BPN meminta Bawaslu menindaklanjuti temuan-temuan terkait pelaporan.

"(Yang dilaporkan) dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, masif. Ada soal logistik pemilu, penggiringan opini untuk kemenangan paslon, ada ASN, kemudian ada pemilihan luar negeri. Ini sudah masuk satu, nanti menyusul," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, kepada wartawan di depan gedung Bawaslu, Jumat (10/5/2019).

Dasco mengatakan laporan sudah disampaikan empat kali, termasuk hari ini, dengan menyertakan bukti-bukti temuan. Bawaslu disebut sudah memproses aduan.





"(Tuntutannya) TSM itu kan diskualifikasi calon," sebut Dasco.

Dia menyebut BPN juga menyiapkan 4 laporan lain untuk diteruskan ke Bawaslu. Dasco menegaskan desakan agar dugaan kecurangan Pemilu diusut akan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum.

"Kami kan dari BPN, pesan Pak Prabowo bagaimana menggunakan jalur konstitusional, sedikit saja celah hukum kita akan pergunakan. Jadi kalau ada anjuran people power dari paslon 02 itu tidak benar sama sekali," kata Dasco.





Terkait pelaporan dugaan kecurangan Pemilu 2019, massa menggelar demonstrasi di depan gedung Bawaslu. Tujuannya mengawal tindak lanjut pelaporan BPN oleh Bawaslu.

Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak, yang ikut dalam demo di Bawaslu, meminta Bawaslu menindaklanjuti temuan.

"Kami harap Bawaslu, KPU, dan aparat agar benar-benar membuktikan Pilpres 2019 berjalan jurdil. Umat tak akan resah, gelisah, marah tatkala kejujuran sudah terbuka. Kami harap Bawaslu terbuka mau verifikasi temuan-temuan dan hitung secara manual bersama BPN-TKN agar setelah Pemilu keluar pemimpin yang adil, ini penting," ujarnya.


BPN Laporkan 73.715 Dugaan Kecurangan IT Situng KPU ke Bawaslu:


(fdn/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com