detikNews
2019/05/10 03:00:00 WIB

Round-Up

FPI di Antara 2 Petisi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
FPI di Antara 2 Petisi Foto ilustrasi: Massa FPI (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Setelah beredar petisi daring (online) untuk menyetop izin Front Pembela Islam (FPI), kini muncul petisi untuk mendukung keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) itu. FPI berada di antara dua petisi.

Petisi pertama adalah yang muncul pada Minggu (5/5/2019). Petisi itu berjudul 'Stop Ijin FPI', dibikin oleh Ira Bisyir. Petisi itu ditujukan ke Menteri Dalam Negeri. Petisi ini mengajak orang-orang untuk menolak perpajangan izin FPI yang akan segera berakhir.


"Mengingat akan berakhirnya ijin organisasi FPI di Indonesia,mari kita bersama-sama menolak perpanjangan ijin mereka.Karena organisasi tersebut adalah Merupakan kelompok Radikal, pendukung kekerasan dan pendukung HTI," demikian tulis pembuat petisi.

Petisi itu muncul saat izin lima tahunan FPI menjelang pungkasan. Dilihat detikcom dari situs resmi Kemendagri, diketahui izin ormas FPI ditandai dengan nomor Surat Keterangan Terdaftar (SKT) 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014. Tanggal berlaku SKT FPI tertanggal dari 20 Juni 2014 sampai 20 Juni 2019.


Berselang tiga hari dari kemunculan petisi anti-FPI, muncul petisi pro-FPI. Judul petisinya adalah 'Dukung FPI terus eksis'. Petisi ini dibikin oleh Imam Kamaludin, ditujukan untuk Mendagri.

"FPI yang kita tahu, faktanya selalu berkontribusi pada hal positif, seperti membantu korban bencana alam di setiap daerah bahkan yang terpencil harus tetap didukung eksistensi-nya. Ada upaya dari kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk menghentikan organisasi ini. Bantu FPI untuk selalu ada disaat masyarakat membutuhkan bantuan," tulis Imam di petisi itu.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed