detikNews
Rabu 08 Mei 2019, 18:54 WIB

Sandiaga Harap Pemerintah Tak Berubah Jadi Represif

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sandiaga Harap Pemerintah Tak Berubah Jadi Represif Sandiaga Uno saat bertemu relawan di sebuah restoran di SCBD Senayan (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno berharap pemerintah tidak represif. Hal ini untuk melindungi aktivitas dan kreativitas anak muda dalam berkarya.

"Untuk milenial, kita berjuang untuk anak muda kuta semua karena Indonesia bukan hari ini saja, tapi juga anak cucu kita. Kalau kita kembali seperti apa yang Pak Lieus sampaikan, sistem yang represif, sistem yang menakut-nakuti," ucap Sandiaga di rumah makan Batik Kuring, Kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (8/5/2019).


Menurutnya, sistem represif bisa membuat takut anak muda. Sistem yang dibutuhkan adalah menerima perbedaan.

"Jangan sampai anak muda yang penuh kreativitas penuh inovasi tidak bisa keluarkan aspirasinya, inovasinya, kreativitasnya karena takut, dibungkam. Harus dipastikan bahwa situasi Indonesia adalah sangat menerima perbedaan pendapat. Betul?" kata Sandiaga.


Selain itu, pasangan dari capres Prabowo Subianto itu berterima kasih kepada seluruh relawan yang tetap berjuang sampai tahapan pemilu selesai.

"Saya berterima kasih, memberikan apresiasi kepada relawan yang telah berjuang tanpa pamrih, selama 8 bulan berjuang mewujudkan Indonesia adil makmur. Tapi perjuangan belum selesai, kerja belum tuntas. Maka saya ingin menyemangati dengan momen buka bersama untuk tingkatkan silaturahmi, dan insyaallah beri semangat tahapan selanjutnya kawal pemilu sampai 22 nanti," ucapnya.

Dalam acara ini turut hadir mantan Staf Khusus Menteri BUMN Said Didu, politisi Waketum Gerindra Ferry Juliantono, dan aktivis Lieus Sungkarisma.
(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed