detikNews
Selasa 30 April 2019, 17:41 WIB

KPK Juga Banding Vonis 3 Tahun Idrus Marham

Faiq Hidayat, Haris Fadhil - detikNews
KPK Juga Banding Vonis 3 Tahun Idrus Marham Idrus Marham (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Idrus Marham mengajukan banding atas vonisnya di kasus suap PLTU Riau-1. Tak cuma Idrus, KPK juga mengajukan banding atas vonis yang diterima mantan Mensos itu.

"KPK banding," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Selasa (30/4/2019).

Alasan KPK mengajukan banding adalah vonis terlalu rendah. Idrus sendiri divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan.

"Pidana badan yang dijatuhkan turun cukup tinggi," ucap Jaksa KPK Lie Putra Setiawan.
Sebelumnya, pihak Idrus menilai banyak fakta yang tak sesuai fakta persidangan. Pihaknya menilai penerapan pasal 55 KUHP tentang penyertaan tak sesuai fakta dan peran Idrus

"Setelah mencermati pertimbangan hukum majelis Hakim, banyak yang tidak sesuai dengan fakta-fakta yang muncul di persidangan," kata Pengacara Idrus, Samsul Huda, Selasa (30/4/2019).

Vonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan itu diperoleh Idrus karena dinyatakan bersalah menerima suap Rp 2,25 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo terkait proyek PLTU Riau-1. Dia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com